Laporan Wartawan TribunJatim.com, Willy Abraham
TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Laga sarat gengsi tersaji pada pertandingan kedua Tribun Putih Abu-Abu Futsal (TPAAF) Series Jawa Timur Gresik di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP), Sabtu (13/6/2026).
Tribun Putih Abu-Abu Futsal merupakan turnamen futsal bergengsi antar-pelajar SMA/SMK tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Tribun Network.
Mengusung jargon "From Local Heroes to National Stars", ajang berskala besar ini direncanakan menjangkau 20 kota di seluruh Indonesia.
Menariknya, para pemain terbaik dari kompetisi ini memiliki kesempatan emas untuk diberangkatkan dan berlatih.
Derby Gresik Utara mempertemukan SMAN 1 Sidayu melawan SMK Assa’adah Gresik dalam pertandingan yang berlangsung ketat sejak menit awal.
Pertemuan dua tim yang sama-sama berasal dari Kecamatan Bungah itu berlangsung dengan tensi tinggi. Kedua tim tampil disiplin dan berhati-hati pada awal pertandingan sambil berupaya mencari celah untuk mencetak gol pembuka.
SMAN 1 Sidayu akhirnya berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-9. Gol tersebut membuat jalannya pertandingan semakin menarik karena SMK Assa’adah langsung meningkatkan intensitas serangan untuk mengejar ketertinggalan.
Dukungan suporter dari kedua kubu yang memadati arena pertandingan turut menambah atmosfer panas derby. Namun hingga turun minum, skor tetap bertahan untuk keunggulan SMAN 1 Sidayu.
Baca juga: SMAN 1 Kebomas Menang Telak 5-1 atas SMA NU 1 Gresik di Tribun Putih Abu-Abu Futsal 2026
Memasuki babak kedua, SMK Assa’adah mencoba mengambil inisiatif serangan demi menyamakan kedudukan. Tekanan demi tekanan terus dilancarkan, didukung semangat para suporter yang hadir langsung memberikan dukungan.
Di tengah upaya lawan mengejar gol balasan, SMAN 1 Sidayu justru mampu memperlebar keunggulan. Pemain bernomor punggung empat, Fembri, mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-29.
Gol tersebut menjadi penentu kemenangan sekaligus memastikan SMAN 1 Sidayu menutup laga derby dengan skor 2-0.
Pelatih SMAN 1 Sidayu, Surya Adi, mengakui pertandingan kali ini berlangsung lebih sengit dibanding laga sebelumnya. Faktor kedekatan geografis kedua tim membuat pertandingan sarat gengsi dan adu semangat.
"Hari ini lebih sengit sama-sama dari Gresik Utara. Ada sedikit ego, adrenalin tinggi, ego menantang," ujarnya.
Menurut Surya, para pemain mampu menjalankan instruksi dengan baik dan tampil agresif demi mengamankan kemenangan.
Menghadapi laga berikutnya melawan SMK Semen Gresik yang dikenal sebagai salah satu tim kuat, Surya tetap optimistis.
"Next match lawan SMK Semen targetnya raih kemenangan, besok kita manfaatkan rest satu hari," ujarnya.
Di kubu lawan, pelatih SMK Assa’adah, Sofy Mubarok, menilai anak asuhnya menunjukkan perkembangan positif meskipun belum mampu meraih poin pada pertandingan kali ini.
Ia menyebut performa tim mengalami peningkatan dibanding laga sebelumnya. Karena itu, pihaknya tetap optimistis menatap pertandingan berikutnya.
"Anak-anak sudah berkembang baik dibanding pertandingan sebelumnya. Next time anak-anak semangat lagi, bisa dapatkan poin yang kita harapkan," ujarnya.
Sofy berharap timnya mampu menutup turnamen dengan hasil yang lebih baik dan membawa pulang poin pada pertandingan terakhir.
"Target pertandingan terakhir bisa mendapatkan hasil positif dibanding hari ini," ucapnya.
Kemenangan atas SMK Assa’adah menjadi modal penting bagi SMAN 1 Sidayu untuk menjaga peluang melaju lebih jauh di ajang TPAAF Series Jawa Timur Gresik 2026.
Sementara itu, SMK Assa’adah masih memiliki kesempatan untuk bangkit pada pertandingan berikutnya. Dengan persaingan yang semakin ketat, setiap poin akan menjadi penentu langkah tim menuju fase selanjutnya.