Harga Emas 24 Karat di Bengkulu Selatan Stabil Rp2,35 Juta per Gram Meski Dolar Masih Tinggi
Rita Lismini June 13, 2026 03:54 PM

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Meski nilai tukar dolar AS masih berada di kisaran Rp 18 ribu, harga emas 24 karat di Toko Emas Rahmat, Pasar Ampera Bengkulu Selatan, masih bertahan di angka Rp 2.350.000 per gram pada Sabtu (13/6/2026).

Harga tersebut tercatat turun Rp 50 ribu per gram dibandingkan beberapa pekan sebelumnya yang sempat bertahan di level Rp 2.400.000 per gram.

Berdasarkan pantauan TribunBengkulu.com, meskipun harga emas masih tergolong tinggi, minat masyarakat untuk berinvestasi emas tidak mengalami penurunan.

Hal itu terlihat dari aktivitas masyarakat yang tetap mendatangi toko emas untuk membeli maupun menjual perhiasan dan emas batangan.

Salah seorang karyawan Toko Emas Rahmat, Ero (28), mengatakan pergerakan harga emas tidak dapat dipastikan setiap harinya. Namun, jika terjadi perubahan, kenaikan maupun penurunan harga umumnya berkisar antara Rp 10 ribu hingga Rp 50 ribu per gram.

“Jadi untuk naik turunnya harga emas itu pasti ada. Untuk besaran kenaikannya kita tidak tahu secara pasti. Namun harga emas nasional mengikuti pergerakan nilai tukar dolar. Apabila dolar naik maka harga emas juga ikut naik dan itu merupakan hal yang wajar,” ujar Ero kepada TribunBengkulu.com, Sabtu (13/6/2026).

Penyebab Kenaikan Harga Emas

Ero menjelaskan, pergerakan harga emas dipengaruhi berbagai faktor, di antaranya kondisi ekonomi global, perang dagang, serta nilai tukar dolar yang terus mengalami kenaikan.

Menurutnya, harga emas yang berlaku saat ini merupakan harga nasional sehingga tidak dipengaruhi oleh momen tertentu seperti hari besar atau libur nasional.

“Kita tidak bisa memperkirakan kenaikan harga emas setiap hari. Yang jelas, perubahan harga biasanya mengikuti pergerakan dolar dan harga emas nasional,” ungkapnya.

Selain itu, Ero mengatakan harga pembelian kembali emas dari masyarakat juga menyesuaikan harga pasar yang berlaku saat itu. Apabila harga beli emas mengalami kenaikan, maka harga jual kembali juga akan ikut naik. Sebaliknya, jika harga beli turun, harga jual kembali turut mengalami penurunan.

Ia juga mengimbau masyarakat yang ingin membeli maupun menjual emas agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama terkait kabar penurunan atau kenaikan harga emas yang beredar di media sosial.

Masyarakat disarankan untuk datang langsung ke toko emas guna memperoleh informasi harga terbaru yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.