MISTERI Kematian 2 Perempuan di Banyumas, Ternyata Dibunuh Cucu Salah Satu Korban
Juang Naibaho June 13, 2026 03:55 PM

TRIBUN-MEDAN.com - Misteri kematian dua perempuan di sebuah rumah di Desa Patikraja, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, akhirnya terungkap.

Keduanya ternyata dihabisi oleh pemuda berinisial A alias D (24), yang tak lain adalah cucu salah satu korban.

A ditangkap polisi selang 5 jam setelah penemuan jenazah kedua perempuan tersebut.

Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Petrus P. Silalahi mengatakan, A sempat melarikan diri ke wilayah Kabupaten Banjarnegara, Jumat (12/6/2026).

Keberadaan A terendus oleh kepolisian, dan akhirnya berhasil meringkus pelaku.

"Tak lama setelah laporan masuk, tim langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan terduga pelaku berinisial A alias D di wilayah Banjarnegara," kata Petrus.

Baca juga: Betrand Peto Bongkar Tabiat Sarwendah, Doktrin Anak Agar Benci Ruben Onsu, Termasuk Pindah Agama

Pengungkapan kasus ini bermula dari kecurigaan warga sekitar, Jumat pagi sekitar pukul 07.00 WIB. 

Warga menaruh curiga karena rumah korban dalam keadaan tertutup namun lampu masih menyala sejak pagi.

Saat dilakukan pengecekan, warga menemukan dua perempuan dalam kondisi meninggal dunia di lokasi berbeda di dalam rumah tersebut.

Korban diketahui berinisial K (81), seorang pensiunan, dan A (18).

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal Tim Inafis Polresta Banyumas bersama tenaga medis, korban A ditemukan meninggal dunia di kamar samping rumah.

Pada tubuh korban ditemukan sejumlah luka, di antaranya luka robek pada bagian dagu, luka di kepala, serta terdapat indikasi kekerasan pada bagian leher.

Sementara korban K ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dalam sumur yang berada di area rumah.

Proses evakuasi korban lanjut usia tersebut melibatkan Tim SAR Kabupaten Banyumas.

Sebelum penangkapan dilakukan, polisi sempat memperoleh keterangan dari saksi yang melihat terduga pelaku berada di dalam rumah sesaat setelah kejadian.

Namun ketika hendak dimintai keterangan, terduga pelaku justru melarikan diri menggunakan sepeda motor. 

Dalam upaya kaburnya, pelaku bahkan sempat menabrak warga yang berada di sekitar lokasi.

Informasi tersebut kemudian menjadi salah satu petunjuk bagi petugas dalam melakukan pengejaran.

Tim URC Polresta Banyumas yang berkoordinasi dengan Polres Banjarnegara serta URC Ekswil Banyumas akhirnya berhasil melacak dan menangkap terduga pelaku di Banjarnegara.

Dari hasil penyelidikan awal, diketahui bahwa terduga pelaku merupakan cucu dari salah satu korban.

Meski demikian, polisi masih terus mendalami motif di balik peristiwa tragis tersebut.

"Kami masih melakukan pendalaman terkait motif dan peran pelaku dalam peristiwa ini. Proses penyidikan terus berjalan," tegas Kapolresta.

Saat ini penyidik masih mengumpulkan keterangan para saksi, menunggu hasil pemeriksaan forensik, serta hasil autopsi memastikan penyebab kematian kedua korban dan mengungkap secara utuh kronologi kejadian.

Polisi masih terus mendalami motif di balik peristiwa tragis tersebut.

"Kami masih melakukan pendalaman terkait motif dan peran pelaku dalam peristiwa ini. Proses penyidikan terus berjalan," tegas Kapolresta. (*/tribunmedancom)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.