BPBD Pasangkayu Evakuasi Pohon Tumbang Ganggu Arus Lalu Lintas
Abd Rahman June 15, 2026 12:04 PM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU – Menindaklanjuti keluhan warga terkait pohon kering tumbang yang dinilai membahayakan pengguna jalan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasangkayu bergerak cepat melakukan evakuasi di depan Bundaran Smart Pasangkayu, Kelurahan Pasangkayu, Kecamatan Pasangkayu, Senin (15/6/2026).

Pantauan Tribun-Sulbar.com di lokasi, proses pembersihan dipimpin langsung Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Pasangkayu bersama sejumlah personel.

Meski di bawah terik matahari, petugas terlihat sigap mengamankan area sekitar agar proses evakuasi berjalan lancar dan aman.

Baca juga: Lowongan Kerja BTPN Syariah di Sulbar Dibuka hingga 17 Juni 2026, Lulusan SMA hingga S1 Bisa Daftar

Baca juga: Pohon Lapuk Tumbang Timpa Rumah dan Kabel Listrik di Mamasa, 9 Warga Mengungsi

Setibanya di lokasi, personel BPBD langsung membagi tugas. Sejumlah petugas mengoperasikan gergaji mesin untuk memotong batang pohon berukuran besar menjadi beberapa bagian agar lebih mudah dipindahkan.

Ranting dan dahan yang menjulur ke badan jalan dipangkas satu per satu. Material pohon yang telah dipotong kemudian diangkat bersama-sama dan dikumpulkan di bahu jalan agar tidak menghambat lalu lintas.

Akibat posisi pohon yang menjorok ke jalur utama dan banyaknya material yang berserakan, arus kendaraan di kawasan Bundaran Smart sempat mengalami perlambatan.

Bahkan, kendaraan dari dua arah harus dihentikan sementara secara bergantian demi menjaga keselamatan saat proses pemotongan berlangsung.

Kalaksa BPBD Pasangkayu, Arhamuddin, mengatakan penanganan tersebut merupakan respons cepat atas laporan masyarakat terkait kondisi jalan yang dinilai rawan kecelakaan.

“Kami dari BPBD turun langsung ke lapangan untuk mengantisipasi potensi bahaya bagi para pengendara yang melintas. Pohon ini berada di jalur utama yang padat sehingga jika dibiarkan berisiko terhadap keselamatan warga,” ujarnya.

Arhamuddin menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterima, pohon kering tersebut sudah tumbang sejak Minggu (14/6/2026) akibat angin kencang.

Menurutnya, karena posisi pohon menjorok hingga ke aspal, pembersihan harus segera dilakukan agar lalu lintas kembali normal.

Untuk tahap awal, BPBD fokus melakukan pemotongan dan pembersihan badan jalan. Sementara pengangkutan seluruh material pohon nantinya akan ditangani Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pasangkayu.

Di akhir kegiatan, BPBD juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti angin kencang yang dapat menyebabkan pohon tumbang maupun kerusakan fasilitas umum.(*)

Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com Taufan

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.