TRIBUNJAMBI.COM – Ketegangan menyelimuti kawasan Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi ketika warga secara beramai-ramai melakukan aksi pengepungan.
Detik-detik penangkapan dramatis terhadap dua orang pemuda yang diduga kuat sebagai bagian dari komplotan gangster atau pelaku begal jalanan ini langsung menjadi buah bibir dan menghebohkan masyarakat Kelurahan Kenali Asam.
Insiden pencegatan dan penangkapan ini terjadi tepat di depan Lorong Almultazam, Kelurahan Kenali Asam, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi pada Minggu (14/06/2026) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.
Berdasarkan informasi video viral dari lokasi kejadian, pergerakan mencurigakan kedua pemuda tersebut memicu respons cepat dari massa yang langsung mengepung ruang gerak mereka sebelum akhirnya diserahkan ke pihak kepolisian.
Dalam rekaman video amatir berdurasi 25 detik yang diunggah ke media sosial, detik-detik mencekam pasca-penyergapan memperlihatkan kerumunan warga yang tersulut emosi sudah memadati area depan lorong.
Menghindari adanya senjata tajam tersembunyi, warga memaksa kedua pemuda tersebut melepaskan pakaian atas mereka hingga telanjang dada, dan hanya menyisakan celana pendek di bawah kepungan massa.
Baca juga: Dua Pemuda di Kota Jambi Diduga Gengster Dicegat Warga Saat Dini Hari
Baca juga: Ribuan Orang Padati Car Free Day Merangin, dari Senam Massal hingga Informasi 1.000 Lowongan Kerja
Kondisi jalanan yang gelap hanya diterangi lampu kendaraan dan penerangan warung kelontong sekitar yang masih buka.
Ketegangan perlahan mereda saat sejumlah personel kepolisian berseragam lengkap dan rompi antipeluru tiba di lokasi untuk meredam kemarahan warga, serta mengamankan situasi dengan memisahkan kedua pemuda tersebut dari amukan massa.
Mencegah terjadinya aksi main hakim sendiri, petugas bergerak taktis memasukkan kedua pemuda tersebut ke dalam kendaraan operasional.
Keduanya langsung dibawa ke kantor polisi guna menjalani pemeriksaan intensif untuk digali keterangannya secara mendalam.
Hingga saat ini, pihak kepolisian setempat belum memberikan keterangan resmi mengenai kronologi pasti maupun identitas lengkap dari kedua pemuda yang diamankan.
Pihak penyidik masih melakukan pendalaman menyeluruh guna memastikan apakah kedua pemuda ini terbukti membawa senjata tajam atau terlibat langsung dalam jaringan aksi pembegalan yang meresahkan di wilayah hukum Kota Jambi dalam beberapa pekan terakhir.
Baca juga: Sahkan Damai Permanen, Trump Perintahkan Iran Cabut Blokade Selat Hormuz
Baca juga: Rincian Ribuan TNI-Polri Siaga Jaga Demo Hari Ini di Jakarta Pusat dan DPR
Baca juga: Dugaan Pemalsuan Dokumen SPPG di Jambi: 11 Mitra MBG Polisikan Oknum Polisi, Ini Lokasi Dapurnya