Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Dede Rosadi | Aceh Singkil
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di tingkat petani di Kabupaten Aceh Singkil terus mengalami kenaikan.
Pada Senin (15/6/2026), harga TBS sawit di tingkat petani mencapai Rp 2.600 per kilogram, saat dijual kepada pengepul atau ram.
Harga tersebut naik sekitar Rp 620 per kilogram dibandingkan akhir Mei 2026 lalu.
"Sawit sudah naik lagi, sekarang Rp 2.600 per kilogram," kata Saril, seorang pekebun sawit mandiri di Aceh Singkil.
Menurutnya, petani sebenarnya bisa memperoleh harga yang lebih tinggi apabila menjual langsung ke pabrik pengolahan minyak kelapa sawit (PMKS).
Baca juga: Harga TBS Kelapa Sawit di Nagan Raya, 8 PMKS Beli Segini per Kg
Namun, sebagian besar petani memilih menjual hasil panennya kepada pengepul atau ram karena buah sawit dijemput langsung dari kebun. Dengan demikian, petani tidak perlu repot mencari kendaraan untuk mengangkut hasil panen.
Sementara itu, pengepul membeli sawit dari petani dengan harga lebih rendah dibandingkan PMKS karena harus menanggung biaya transportasi, bongkar muat, serta mengambil keuntungan dari modal yang dikeluarkan.
Para petani sawit di Aceh Singkil berharap harga TBS kelapa sawit tetap stabil atau terus membaik sehingga mereka dapat menikmati hasil dari perawatan kebun yang telah dilakukan.
Kelapa sawit merupakan komoditas andalan masyarakat Aceh Singkil. Karena itu, fluktuasi harga sawit sangat berpengaruh terhadap roda perekonomian masyarakat di daerah tersebut. (*)