Diduga Api Muncul dari Plafon, Hanguskan 60 Persen Bangunan, Rekaman CCTV Diamankan
Junisah June 15, 2026 07:14 PM

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Titik awal munculnya api pada kebakaran yang melanda Bakso dan Mie Ayam ABC di Tarakan, Kalimantan Utara, Senin (15/6/2026) sekitar pukul 13.10 WITA diduga berasal dari bagian plafon bangunan.

Dugaan tersebut muncul berdasarkan keterangan saksi mata yang berada di lokasi saat kejadian dan diperkuat dengan informasi awal yang diterima petugas pemadam kebakaran. 

Untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran, petugas juga telah mengamankan perangkat rekaman CCTV atau decoder yang berada di lokasi kejadian sebagai barang bukti pendukung penyelidikan.

Kabid Pemadam Kebakaran Tarakan, Eko Supyatnoko, mengatakan pihaknya belum dapat menyimpulkan penyebab kebakaran karena masih menunggu hasil investigasi kepolisian. 

Baca juga: 1,5 Jam Damkar Tarakan Padamkan Api Bangunan Bakso dan Mie Ayam ABC, Kerumunan Warga Hambat Petugas 

Namun berdasarkan laporan awal yang diterima dari saksi dan pemilik bangunan, kobaran api pertama kali terlihat muncul dari bagian pojok belakang plafon bangunan.

"Untuk rekaman CCTV ini bisa menjadi bukti nanti terkait penyebab kebakaran. Jadi tadi kita amankan decoder-nya," ujar Eko Supyatnoko.

Menurutnya, hasil rekaman CCTV nantinya diharapkan dapat membantu penyidik mengungkap sumber awal kebakaran yang menghanguskan sebagian besar bangunan usaha tersebut.

"Dugaan sementara api dari plafon atas  Laporan dari saksi mata dan pemilik bangunan, muncul di pojok belakang itu, di plafon," katanya.

Meski demikian, Eko Supyatnoko menegaskan informasi tersebut masih bersifat dugaan awal dan belum menjadi kesimpulan resmi penyebab kebakaran.

"Dugaan sementara saja. Nanti penyebab pastinya tetap menunggu hasil investigasi," ujarnya.

Baca juga: Cerita Lukas Pekerja Bakso dan Mie Ayam ABC, Saat Bangun Tidur Kamar Penuh Asap, Hanya Bisa Bawa HP

Eko Supyatnoko mengungkapkan kondisi bangunan membuat api cepat membesar. Awalnya petugas mengira bangunan menggunakan material beton ringan, namun setelah dilakukan pengecekan ternyata sebagian besar konstruksinya berbahan kayu.

"Tadi kami kira bangunannya cor, ternyata kayu. Lantainya kayu, plafonnya triplek, dindingnya juga triplek. Jadi memang material yang cepat terbakar," katanya.

Akibat material mudah terbakar tersebut, kobaran api berkembang dengan cepat sebelum petugas menerima laporan.

"Kami menerima informasi saat api sudah besar. Padahal sektor barat yang menjadi pemukul pertama jaraknya dekat, tidak sampai lima menit sudah bisa tiba di lokasi," ujarnya.

PETUGAS DAMKAR TARAKAN- Petugas pemadam kebakaran (Damkar) Tarakan berupaya memadamkan api bangunan Bakso dan Mie Ayam ABC di Jalan Mulawarman Tarakan Kalimantan Utara, Senin (15/6/2026).
PETUGAS DAMKAR TARAKAN- Petugas pemadam kebakaran (Damkar) Tarakan berupaya memadamkan api bangunan Bakso dan Mie Ayam ABC di Jalan Mulawarman Tarakan Kalimantan Utara, Senin (15/6/2026). (TribunKaltara.com/Andi Pausiah)

Menurut Eko Supyatnoko, apabila informasi diterima lebih cepat, kemungkinan kerusakan yang terjadi dapat diminimalkan.

"Kalau informasi ini bisa kami terima lebih awal, mungkin tidak akan seperti ini kondisinya," katanya.

Meski bangunan mengalami kerusakan cukup parah, Eko bersyukur tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

"Alhamdulillah tidak ada korban," ucapnya.

Ia menambahkan, terdapat saksi kunci yang pertama kali melihat kemunculan api saat sedang beristirahat di lantai atas bangunan.

"Kebakaran ini ada saksi kunci sebenarnya di atas. Saat itu dia sedang istirahat. Dia yang pertama kali melihat nyala api di plafon," pungkas Eko.

(*)

Penulis: Andi Pausiah

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.