TRIBUNBATAM.id, PALEMBANG – Tak butuh waktu lama bagi polisi untuk mengakhiri pelarian terduga pelaku pembacokan maut yang menewaskan seorang lansia di Palembang. Pria berusia 49 tahun itu diamankan saat menjalani pengobatan di rumah sakit usai insiden berdarah yang terjadi pada Senin sore.
Pria tersebut diamankan jajaran Polsek SU II Palembang saat berada di Rumah Sakit Siti Fatimah. Informasi yang dihimpun, pelaku dibawa keluarganya untuk menjalani pengobatan usai mengalami luka dalam peristiwa tersebut.
Kapolsek SU II Palembang, Kompol Dedi Rahmat Hidayat, membenarkan penangkapan terhadap terduga pelaku.
"Jadi benar pelaku sudah kita amankan saat dibawa keluarga berobat ke RS Siti Fatimah," ujar Kompol Dedi kepada Tribunsumsel.com.
Menurutnya, baik korban maupun pelaku sama-sama mengalami luka dalam peristiwa yang diduga bermula dari perselisihan tersebut.
Namun nahas, korban Suharno Taryak meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju RS BARI Palembang.
"Keduanya mengalami luka. Sedangkan korban saat dibawa ke RS BARI Palembang meninggal dunia dalam perjalanan," jelasnya.
Saat ini, penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap pelaku guna mengungkap motif pasti yang melatarbelakangi insiden maut tersebut.
Baca juga: Lansia Tewas Dibacok Usai Tegur Seorang Pria, Kini Pelaku Jadi Buruan Polisi
"Masih diperiksa untuk didalami motifnya. Nanti kita sampaikan updatenya," tambah Kompol Dedi.
Polisi juga menyebut pelaku memiliki riwayat perawatan medis di RS Ernaldi Bahar dan Klinik Insani. Meski demikian, aparat masih mendalami keterkaitan riwayat tersebut dengan peristiwa pembacokan yang terjadi.
Sebelumnya, peristiwa berdarah itu terjadi di Jalan Batu II, Lorong Manggis, Kelurahan 13 Ulu, Kecamatan SU II, Palembang.
Berdasarkan keterangan saksi yang juga anak korban, insiden bermula saat pelaku mendatangi lokasi kejadian. Korban kemudian menegur pelaku hingga terjadi cekcok yang berujung perkelahian.
Akibat kejadian itu, korban mengalami luka serius dan akhirnya meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Kini, polisi masih melanjutkan penyelidikan untuk mengungkap secara utuh kronologi serta motif di balik peristiwa yang merenggut nyawa seorang lansia tersebut.
Sumber: Tribunsumsel.com