Pertemuan Bareng Gibran Digelar Tertutup di Istana, Mahasiswa UBK: Niat Baik Untuk Indonesia
Wahyu Septiana June 15, 2026 11:08 PM

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Perwakilan mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK) mengungkap alasan pertemuan mereka dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat digelar secara tertutup pada Senin (15/6/2026).

Koordinator aksi sekaligus Ketua Umum BEM Fakultas Hukum UBK, Muhammad Abdi mengatakan, mekanisme dialog tertutup tersebut merupakan hasil kesepakatan antara mahasiswa dan pihak pemerintah.

Menurut dia, mahasiswa menerima tawaran dialog di dalam Istana Wakil Presiden karena tujuan utama mereka adalah menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pemerintah.

"Mungkin itu hasil kesepakatan kami sama pihak-pihak pemerintah karena memang kami tidak ada unsur ini, karena kami niat baik untuk bagaimana Indonesia ini aman-aman saja," kata Abdi usai pertemuan.

Pernyataan tersebut disampaikan Abdi saat menjawab pertanyaan wartawan mengenai alasan mahasiswa bersedia melakukan mediasi secara tertutup dan tidak melanjutkan penyampaian tuntutan di jalanan seiring berlangsungnya aksi unjuk rasa pada Senin siang.

Abdi mengeklaim mahasiswa tetap menjaga independensi gerakan mereka selama berada di lingkungan Istana Wakil Presiden.

Ia bilang, mahasiswa menolak tawaran makan malam yang sempat diberikan setelah dialog dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

TOLAK MAKAN MALAM - Perwakilan mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK) mengungkapkan sempat mendapat tawaran makan malam saat bertemu Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Senin (15/6/2026). (TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO).​
TOLAK MAKAN MALAM - Perwakilan mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK) mengungkapkan sempat mendapat tawaran makan malam saat bertemu Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Senin (15/6/2026). (TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO).​ (TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino/Gerald Leonardo Agustino)

Menurut dia, keputusan menolak tawaran makan malam sengaja diambil agar tidak muncul persepsi negatif terhadap gerakan mahasiswa yang sedang memperjuangkan aspirasi masyarakat.

"Oh tidak, kami menolak. Karena saya tidak mau ada persepsi buruk terhadap kami. Kami menolak dalam bentuk apa pun," kata Abdi.

Ia menegaskan kehadiran mahasiswa di Istana Wakil Presiden semata-mata untuk menyampaikan tuntutan yang sebelumnya disuarakan saat aksi demonstrasi.

Bertemu Gibran

Sebelumnya, sebanyak 15 perwakilan mahasiswa UBK diterima Gibran di Istana Wakil Presiden sekitar pukul 17.30 WIB.

Pertemuan berlangsung lebih dari satu jam sebelum akhirnya para mahasiswa keluar dari kompleks Istana Wakil Presiden sekitar pukul 18.50 WIB.

Usai dialog, Gibran terlihat mengantar para mahasiswa hingga ke pelataran Istana Wakil Presiden sebelum kembali masuk ke dalam gedung.

Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa menyampaikan berbagai tuntutan yang sebelumnya mereka suarakan saat aksi demonstrasi di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

Tuntutan itu antara lain terkait kenaikan harga BBM Pertamax, evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), dugaan persoalan dalam pelaksanaan program tersebut, hingga Undang-Undang Polri terbaru.

Abdi sebelumnya juga mengungkapkan bahwa Gibran merespons positif berbagai masukan yang disampaikan mahasiswa.

Menurut dia, Wakil Presiden bahkan mencatat poin-poin tuntutan mahasiswa dalam sebuah buku kecil yang dibawanya selama pertemuan.

Meski mengapresiasi respons pemerintah, mahasiswa menegaskan akan terus mengawal hasil dialog tersebut.

Bahkan, mereka telah memberikan tenggat waktu selama lima hari kepada pemerintah untuk menindaklanjuti berbagai tuntutan yang disampaikan.

Apabila dalam waktu lima hari tidak ada respons maupun perubahan kebijakan dari pemerintah, Abdi memastikan mahasiswa akan kembali turun ke jalan.

"Kita akan turun lagi dan melakukan aksi jilid berjilid," tegasnya.​

Berita Lainnya

Baca juga: Kecelakaan Hari Ini di Gunungkidul: Ular Piton Raksasa Menyeberang Jalan, Tiga Pemotor Terjungkal

Baca juga: Harga-Harga Naik Bikin Mahasiswa Terjepit, BEM UBK: Banyak yang Kuliah Sambil Kerja demi Bayar UKT

Baca juga: Masa Pensiun Bukan Akhir, Ini Pentingnya Persiapan Finansial Sejak Dini

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.