SURYAMALANG.COM, KOTA MALANG - Memperingati Bulan Bung Karno, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Malang, menggelar aksi peduli lingkungan dengan menyebar 5.000 ekor bibit ikan wader di kawasan Sungai Rolak, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Jawa Timur pada, Selasa (16/6/2026) pagi.
Kegiatan itu diikuti oleh jajaran Pengurus DPC, Anak Cabang (PAC) hingga ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Kedungkandang.
Penyebaran benih ikan itu langsung dipimpin oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita dengan menceburkan diri langsung ke sungai.
Baca juga: Modus Cari Orang Bernama Keyla, Maling HP di Surabaya Pura-Pura Tagih Utang untuk Terobos Kos
Dari pantauan SURYAMALANG.COM, Mia sapaan akrab Amithya Ratnanggani Sirraduhita, rela berbasah-basahan demi melihat langsung ikan wader masuk ke habitat sungai.
"Kita melepaskan 5.000 ekor bibit ikan wader di Sungai Rolak ini," terangnya.
Mia menyebut, ada alasan tertentu mengapa memilih ikan wader untuk disebar di sungai Rolak.
"Mengapa ikan wader? karena memang ekosistem asli dari Sungai Rolak salah satunya adalah ikan wader," tambahnya.
Pelepasan bibit ikan ini bukan sekadar agenda seremonial.
Baca juga: Tak Ada Coblosan Lagi, Pilkades Serentak di Gresik November 2026 Bakal Pakai Smart Card dan E-Voting
Aksi ini menjadi indikator alami untuk memantau kualitas air dan tingkat pencemaran di Sungai Rolak.
Jika ikan-ikan wader tersebut mampu bertahan hidup dan berkembang biak, hal itu menandakan kondisi sungai masih terjaga dengan baik.
Selain menjaga keseimbangan ekosistem, ikan wader dipilih karena memiliki kandungan gizi yang sangat tinggi, seperti omega-3 dan protein, yang sangat baik untuk pertumbuhan otak, tulang, serta pemenuhan gizi masyarakat.
"Kami ingin memberikan campaign kepada masyarakat bahwa kita tidak perlu bahan makanan yang muluk-muluk," tegas Mia yang juga Ketua DPRD Kota Malang itu.
"Di lingkungan sekitar kita, seperti ikan wader ini, kalau ekosistemnya dijaga, bisa menjadi sumber makanan bergizi tinggi untuk anak-anak kita," tambahnya.
"Ini juga cara kita membantu menekan dan memitigasi angka stunting agar tidak bertambah." urainya.
Kegiatan tebar benih ikan ini menjadi salah satu dari rangkaian acara peringatan Bulan Bung Karno yang digelar DPC PDI Perjuangan Kota Malang.
Setelah aksi lingkungan di pagi hari, acara dilanjutkan dengan agenda diskusi ilmiah bersama para akademisi.
"Setelah ini, kami mengadakan diskusi bersama akademisi sebagai fasilitator untuk membedah pemikiran Bung Karno, khususnya terkait dengan pidato beliau pada 1 Juni," jelasnya.
Baca juga: Jadi Responden Pertama Sensus Ekonomi 2026, Bupati Malang Imbau Pelaku Usaha Beri Data Jujur
Tidak berhenti di situ, kemeriahan Bulan Bung Karno di Kota Malang juga akan diwarnai oleh beragam kompetisi dan kegiatan ekonomi kerakyatan pada 27 dan 28 Juni 2026 mendatang.
Beberapa acara yang akan berlangsung di antaranya Bazar Gotong Royong untuk memfasilitasi pelaku UMKM lokal memutar roda perekonomian masyarakat sekitar.
Lalu ada Turnamen E-Sport yang mewadahi minat generasi muda di bidang olahraga digital.
Selanjutnya ada kompetesi Domino sebagai upaya melestarikan olahraga rakyat yang melegenda, sekaligus alternatif untuk mengurangi ketergantungan anak-anak terhadap gadget (gawai) melalui permainan olah pikir.
Melalui rangkaian acara yang menyentuh aspek lingkungan, akademis, ekonomi, hingga budaya lokal ini, PDI Perjuangan Kota Malang berharap dapat terus bergerak bersama dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.