PTPN I Uji Coba Tanam Bawang Putih 20 Hektare di Sejumlah Daerah
Choirul Arifin June 16, 2026 03:35 PM

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) melakukan uji coba penanaman bawang putih di atas lahan seluas 20 hektare tersebar di beberapa wilayah di Indonesia termasuk di Gunung Mas, Jawa Barat.

Sekretaris Perusahaan PTPN I Aris Handoyo mengatakan, upaya tersebut untuk mengurangi ketergantungan impor bawang putih.

"Sekarang kita mencoba untuk menanam trial dulu 20 hektare di daerah Gunung Mas di Jawa Barat ini untuk mendukung hilirisasi pemerintahan Pak Prabowo ujarnya di Jakarta, Senin (15/6/2026) malam.

Menurutnya, menanam bawang putih bukan perkara mudah karena kondisi cuaca dan lahan sangat menentukan.

"Hampir di semua tempat itu lahan kita di dataran rendah. Kalau dataran rendah tentu nggak cocok untuk bawang putih. Sehingga nanti untuk lahan kita sesuaikan, kita akan cari lahan PTPN dulu yang paling cocok untuk bawang putih, kita trial juga 20 hektar," kata dia.

Pemerintah berupaya mengurangi ketergantungan impor bawang putih dari China. Menurutnya upaya tersebut bisa direalisasikan jika didukung dengan kondisi lahan yang cocok. "Lokasi-lokasi lahan yang punya yang ketinggiannya cocok ini nggak banyak," ucapnya.

Baca juga: Prabowo Targetkan RI Kembali Swasembada Bawang Putih seperti Era Soeharto

Lahan yang tidak ditanami teh dan kopi milik perusahaan akan dialihfungsikan untuk menanam bawang putih. "Harapannya lokasi itu jadi benchmark untuk masyarakat yang ingin menanam juga," sambung Aris.

PTPN I selama ini diakui memang tidak memiliki pengalaman dqlam budidaya bawang putih. Kaena itu, ujicoba di lahan 20 ha saat ini diharapkan berhasil. "Semua juga butuh proses kan," ujarnya.

Berdasar Data Badan Pusat Statistik (BPS), impor bawang putih Indonesia selama lima tahun terakhir cenderung menurun. Impor bawang putih selama 2021-2025 didominasi dari China.

Baca juga: Prabowo Diminta Turun Tangan Berantas Mafia Impor Bawang Putih

Sementara di 2021 impor bawang putih tercatat sebesar 602.745 ton dan turun menjadi 566.175 ton pada 2022. Impor kembali turun di 2023 dengan volume 564.027 ton atau turun 0,38 persen. 

Sementara pada 2024, impor terhadap bawang putih kembali turun menjadi 555.886 ton atau turun 1,44 persen dan angka penurunan paling signifikan terjadi pada 2025, yakni impor bawang putih hanya menjadi 450.339 ton atau menyusut sekitar 18,99 persen dibanding tahun sebelumnya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.