TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Pemerintah Kabupaten Berau bersama PT BPD Kaltim Kaltara (Bankaltimtara), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Bank Indonesia menyelenggarakan kegiatan High Level Meeting (HLM) TP2DD dan TPAKD, Penyerahan SPPT PBB-P2 Tahun 2026, serta Peluncuran Agen Laku Pandai Bankaltimtara di SM Tower Hotel & Convention Center, Tanjung Redeb, Senin (15/6/2026).
Rangkaian acara tersebut dihadiri Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, bersama Wakil Bupati Berau, Gamalis, Kepala OJK Provinsi Kaltim dan Kaltara, Misran Pasaribu; Kepala Direktorat Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Literasi dan Perlindungan Konsumen & Layanan Manajemen Strategis (PEPK LMS) OJK Kaltim Kaltara, Misyar Bonowisanto; Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kaltim, Agus Taufik, dan Direktur Utama Bankaltimtara, Romy Wijayanto.
Rapat koordinasi dan peluncuran ini dilaksanakan sebagai bagian dari evaluasi serta kelanjutan program Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).
Berdasarkan data penerimaan daerah, sistem pembayaran digital Bankaltimtara saat ini telah melayani 14 dari 21 jenis pajak daerah serta 20 dari 42 jenis retribusi yang berlaku di Kabupaten Berau.
Melalui integrasi tersebut, penerimaan pajak daerah Berau mencatatkan pertumbuhan Compound Annual Growth Rate(CAGR) sebesar 41,48 persen pada periode 2022–2025, sementara penerimaan retribusi daerah tumbuh dengan CAGR 47,29 persen sejak digitalisasi diterapkan pada periode 2023–2025.
Baca juga: Pemprov Kaltim Siap Alokasikan Anggaran Alat Kesehatan untuk RSUD Tanjung Redeb Kabupaten Berau
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menyampaikan apresiasi kepada Bankaltimtara atas penyediaan ekosistem transaksi digital yang memfasilitasi sistem penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara transparan dan efisien.
Ia juga berharap peningkatan kualitas layanan digital Bankaltimtara terus dilakukan guna mendukung kemudahan masyarakat dalam melakukan transaksi keuangan dan pembayaran kewajiban daerah.
Agen Laku Pandai Permudah Pembayaran PBB
Salah satu implementasi untuk peningkatan layanan pembayaran SPPT PBB-P2, pemerintah daerah bersama Bankaltimtara resmi mengoperasikan percontohan Agen Laku Pandai di tingkat komunitas.
Pada tahap awal, layanan ini berjalan di empat kecamatan dengan melibatkan delapan Ketua RT dari delapan kelurahan untuk memfasilitasi pembayaran PBB langsung di lingkungan tempat tinggal warga.
Selain pembayaran pajak daerah, agen ini diposisikan untuk melayani kebutuhan perbankan dasar seperti pembukaan rekening, setor dan tarik tunai, pembelian pulsa, hingga pembayaran tagihan utilitas, tiket perjalanan, dan zakat.
Baca juga: Bankaltimtara Salurkan 37 Sapi Kurban untuk Masyarakat Kaltim-Kaltara pada Idul Adha 2026
Ke depan, program keagenan ini ditargetkan berekspansi secara bertahap hingga menjangkau 13 kecamatan di 100 kampung se-Kabupaten Berau.
Dorong Inklusi Keuangan Masyarakat
Direktur Utama Bankaltimtara, Romy Wijayanto, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan perwujudan fungsi BPD selaku mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun ekosistem keuangan yang inklusif.
Menurutnya, Bankaltimtara siap menjadi enabler pembangunan ekonomi daerah di kabupaten, kota, Provinsi Kalimantan Timur, maupun Provinsi Kalimantan Utara.
"Melalui perluasan Agen Laku Pandai ini, kami berharap dapat meningkatkan akses keuangan menjadi semakin inklusif, sehingga kemudahan bertransaksi dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat di Berau," ujar Romy Wijayanto.
Program ini diharapkan mampu menjangkau masyarakat yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap layanan perbankan formal, terutama di wilayah kampung dan daerah yang jauh dari pusat layanan keuangan.
Baca juga: Dilema Maratua Musik Festival 2026 di Berau, Panitia Berdoa Minta Hujan demi Atasi Krisis Air Bersih
Ribuan Pelajar Sudah Gunakan Tabungan SimPel
Di samping evaluasi transaksi sektor publik, pertemuan ini juga mencatat perkembangan program inklusi keuangan di sektor pendidikan, di mana sebanyak 33.736 rekening pelajar atau 46,47 persen dari total pelajar di Berau telah menggunakan produk Tabungan Simpanan Pelajar (SimPel) Bankaltimtara.
Melalui momentum koordinasi ini, Bankaltimtara menyatakan komitmennya untuk terus mendukung Pemerintah Kabupaten Berau, baik dalam perluasan integrasi jenis pajak dan retribusi melalui agen, optimalisasi implementasi SP2D Online yang terintegrasi dengan SIPD Kemendagri, maupun perluasan penggunaan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD).
Hadir pula dalam pertemuan tersebut perwakilan Kesultanan Sambaliung dan Kesultanan Gunung Tabur, Asisten I, II, dan III Kabupaten Berau, Kepala Bapenda Kabupaten Berau, Djupiansyah Ganie, para kepala OPD, camat, lurah, serta seluruh Ketua RT dari wilayah percontohan.
Turut hadir dari Bankaltimtara, Pemimpin Kanwil Wilayah Utara, Islam Kurniawan Nur, dan Pemimpin Kantor Cabang Bankaltimtara Tanjung Redeb, Bambang Pratama Mukti. (*)