Austria vs Yordania : Prediksi Skor, Head to Head, Susunan Pemain dan Jadwalnya di Piala Dunia 2026
Dedy Qurniawan June 16, 2026 06:42 PM

BANGKAPOS.COM -  Austria vs Yordania akan menjadi salah satu pertandingan menarik pada laga pembuka Grup J Piala Dunia 2026.

Duel yang mempertemukan wakil Eropa dan Asia ini memiliki arti penting bagi kedua tim dalam upaya membuka peluang lolos ke babak 16 besar.

Pertandingan seru antara Austria vs Yordania di Grup J Piala Dunia 2026 bakal digelar di Stadion San Francisco Bay Area, Amerika Serikat, pada Rabu, 17 Juni 2026 pukul 11.00 WIB.

Austria akhirnya kembali tampil di putaran final Piala Dunia setelah menuntaskan penantian panjang mereka sejak edisi 1998 silam.

Sementara itu, Yordania sukses mencatat sejarah emas dengan lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya sepanjang federasi sepak bola negara tersebut berdiri.

Meski demikian, persaingan ketat di Grup J diprediksi tidak akan berjalan mudah bagi kedua kesebelasan.

Austria dan Yordania harus saling sikut dengan Argentina serta Aljazair yang juga memiliki peluang besar untuk melangkah ke fase gugur.

Oleh karena itu, meraih kemenangan penuh pada laga pertama ini menjadi target utama dan harga mati bagi kedua tim.

Tim asuhan Ralf Rangnick sendiri tampil sangat impresif sepanjang perjalanan melelahkan menuju putaran final Piala Dunia 2026.

Austria sukses keluar sebagai juara Grup H pada babak kualifikasi zona Eropa dan terus menunjukkan performa konsisten hingga menjelang turnamen.

Dalam tiga pertandingan uji coba terakhir, performa skuad berjuluk Das Team ini selalu berhasil meraih kemenangan sempurna.

Austria tercatat sukses membungkam Ghana dengan skor telak 5-1, kemudian mengalahkan Korea Selatan 1-0, dan menundukkan Tunisia dengan skor serupa.

Performa impresif tersebut tentu menjadi modal yang sangat berharga untuk menghadapi Yordania yang justru sedang mengalami tren penurunan.

Kekuatan utama Austria saat ini terletak pada organisasi permainan yang rapi serta intensitas pressing tinggi khas racikan Ralf Rangnick.

Nama-nama beken seperti Marcel Sabitzer, Konrad Laimer, dan Nicolas Seiwald dipastikan akan menjadi motor penggerak permainan utama Austria.

Ketiganya memiliki pengalaman bermain di level tertinggi kompetisi Eropa dan diharapkan mampu membawa Das Team meraih hasil maksimal.

Di lini gedor, Austria memang harus kehilangan Christoph Baumgartner yang terpaksa absen akibat menderita cedera.

Namun, mereka masih memiliki sejumlah opsi penyerang berkualitas seperti Michael Gregoritsch, Romano Schmid, dan Sabitzer yang siap menebar ancaman.

Di sisi lain, Yordania menatap Piala Dunia 2026 ini dengan status mereka sebagai tim debutan non-unggulan.

Keberhasilan melangkah hingga ke putaran final ini sudah menjadi pencapaian terbesar dalam sejarah sepak bola negara Timur Tengah tersebut.

Namun sayang, perjalanan mereka menuju turnamen akbar ini tidak diiringi dengan performa yang meyakinkan di lapangan.

Al-Nashama tercatat gagal meraih satu pun kemenangan dalam lima pertandingan terakhir yang mereka lakoni.

Mereka sempat kalah telak 4-1 dari Swiss dan kembali tumbang dengan skor 2-0 saat menghadapi ketangguhan Kolombia.

Rentetan hasil buruk tersebut membuat Yordania tidak terlalu diunggulkan untuk bisa berbuat banyak dalam laga pembuka Grup J ini.

Situasi mereka semakin sulit karena beberapa pemain pilar penting dipastikan harus absen akibat dihantam cedera.

Penyerang andalan Yazan Al-Naimat dipastikan tidak tampil setelah mengalami cedera lutut parah sejak bulan Desember lalu.

Kehilangan Al-Naimat menjadi kerugian besar karena sang striker merupakan mesin gol utama dengan torehan delapan gol selama kualifikasi.

Selain lini serang, sektor pertahanan Yordania juga harus kehilangan pilar penting mereka, Ibrahim Sabra, yang mengalami cedera.

Sebagai gantinya, pelatih terpaksa memanggil Mohammad Abu Ghosh secara mendadak untuk memperkuat kedalaman skuad menjelang turnamen dimulai.

Pelatih Yordania, Jamal Sellami, mengakui secara terbuka bahwa timnya tidak memasang target yang berlebihan pada debut perdana ini.

Menurutnya, bisa tampil di turnamen sepak bola terbesar di dunia ini sudah menjadi kebanggaan yang luar biasa bagi masyarakat Yordania.

"Kami bangga bisa tampil di putaran final Piala Dunia. Berpartisipasi dalam ajang global ini jadi kesempatan besar untuk menunjukkan citra positif Yordania di panggung internasional," ujar Sellami dikutip dari Reuters.

Prediksi Skor

Melihat peta kekuatan dan performa terkini dari kedua tim, Austria jauh lebih diunggulkan untuk memetik tiga poin penuh.

Skuad asuhan Ralf Rangnick memiliki keunggulan kolektivitas tim dan modal kemenangan beruntun di laga uji coba, sementara Yordania masih berjuang mencari bentuk permainan terbaiknya di tengah badai cedera pemain kunci.

Berikut adalah prediksi skor dari beberapa media olahraga terkemuka:

  • Sportsmole: Austria 3-1 Yordania
  • Sportsillustrated: Austria 3-0 Yordania

Secara keseluruhan, prediksi skor akhir pertandingan antara Austria vs Yordania diperkirakan akan berakhir dengan skor 2-1 atau 3-0 untuk kemenangan mutlak Austria.

Baca juga: Argentina vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Prediksi Skor, Head to Head, Susunan Pemain

Baca juga: Irak vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Prediksi Skor, Head to Head, Susunan Pemain

Baca juga: Prancis vs Senegal : Prediksi Skor, Head to Head, Line Up dan Jadwalnya di Piala Dunia 2026

Baca juga: Jadwal Piala Dunia 2026 PDF & Excel Lengkap, Silakan Download!

Head to Head

Pertandingan di babak grup Piala Dunia 2026 ini akan menjadi lembaran baru bagi kedua negara, karena Austria dan Yordania tercatat belum pernah bertemu sama sekali di ajang kompetitif maupun persahabatan.

Hasil 5 Pertandingan Terakhir Austria:

02/06/2026: Austria 1-0 Tunisia (Uji Coba)
01/04/2026: Austria 1-0 Korea Selatan (Uji Coba)
28/03/2026: Austria 5-1 Ghana (Uji Coba)
19/11/2025: Austria 1-1 Bosnia-Herzegovina (Kualifikasi)
16/11/2025: Siprus 0-2 Austria (Kualifikasi)

Hasil 5 Pertandingan Terakhir Yordania:

08/06/2026: Kolombia 2-0 Yordania (Uji Coba)
31/05/2026: Swiss 4-1 Yordania (Uji Coba)
01/04/2026: Yordania 2-2 Nigeria (Uji Coba)
28/03/2026: Yordania 2-2 Kosta Rika (Uji Coba)
18/12/2025: Yordania 2-3 Maroko (Uji Coba)

Line Up

Austria diprediksi akan menerapkan formasi andalan 4-2-3-1 untuk menekan sejak awal, sementara Yordania akan bermain lebih rapat dengan formasi klasik 4-4-2 guna meredam agresivitas Das Team.

Berikut adalah perkiraan susunan pemain (line up) kedua tim:

Austria (4-2-3-1): A. Schlager; Laimer, Alaba, Lienhart, Posch; Seiwald, X. Schlager; Sabitzer, Gregoritsch, Schmid; Arnautovic.

Pelatih: Ralf Rangnick (Jerman)
Yordania (4-4-2): Abulaila; Abu Dahab, Nasib, Al-Arab; Haddad, Abu Taha, Al-Rashdan, Al-Rawabdeh; Al-Mardi, Olwan; Al-Tamari.

Pelatih: Jamal Sellami (Maroko)
Wasit Utama: Dahane Beida (Mauritania)

Ketua Askot PSSI Pangkalpinang Tetap Unggulkan Argentina

Ya, demam Piala Dunia 2026 tidak hanya dirasakan oleh negara-negara peserta, tetapi juga menyita perhatian dari insan sepak bola tanah air. 

Berstatus sebagai juara bertahan, tim sepak bola Argentina kembali dijagokan sebagai kandidat terkuat untuk merengkuh trofi bergengsi Piala Dunia 2026.

Prediksi tersebut diungkapkan oleh Ketua Asosiasi Kota (Askot) PSSI Pangkalpinang, Henry Sujono. Ia menilai raksasa Amerika Selatan tersebut memiliki peluang yang sangat besar mengingat komposisi pemain yang dibawa mayoritas masih sama dengan skuad saat Argentina berhasil menjuarai Piala Dunia 2022 di Qatar.

"Alasan mereka punya pemain yang skill-nya ya bagus sekarang. Kalau misal dibanding Brasil sekarang, Brasil sedang jatuh," ujar Henry Sujono, Minggu (14/6/2026).

Beberapa pilar penting yang sukses mengalahkan Prancis di final 2022 lalu dipastikan kembali memperkuat tim. Di sektor pertahanan, penjaga gawang Emiliano Martinez, bersama barisan belakang seperti Lisandro Martinez, Nicolas Tagliafico, Cristian Romero, dan Nicolas Otamendi masih akan menjadi tembok kokoh yang sulit ditembus pada edisi kali ini.

Lini tengah Albiceleste juga tidak banyak berubah. Nama-nama beken seperti Leandro Paredes, Rodrigo De Paul, Alexis Mac Allister, dan gelandang andalan Chelsea, Enzo Fernandez, dipastikan akan kembali bahu-membahu mengatur ritme jalannya pertandingan demi mengamankan kemenangan.

Meski begitu, lini depan Argentina kali ini harus kehilangan sejumlah nama besar yang tidak dibawa oleh pelatih Lionel Scaloni dalam misi mempertahankan status jawara dunia. Pemain berpengalaman sekelas Angel Di Maria absen usai memutuskan pensiun dari Tim Nasional, sedangkan pencetak gol penalti di Final Piala Dunia 2022, Paulo Dybala, juga tidak masuk ke dalam skuad edisi kali ini.

Walau kehilangan beberapa bintang, Henry Sujono menegaskan bahwa kekuatan utama Argentina bukan sekadar materi pemain, melainkan chemistry antarpemain.

"Kalau Argentina ini banyak pemain bagus, tidak hanya bagus tapi kelebihan Argentina yakni kekompakan tim atau para pemainnya. Kekompakan pemain ini yang menjadi kekuatan Argentina, seperti yang kita lihat di Piala Dunia 2022 lalu," jelasnya.

Berbicara mengenai kekompakan tim, Henry menambahkan bahwa peran sang kapten, Lionel Messi, sangat krusial dalam mengemban tugas sebagai motor serangan sekaligus pemimpin di dalam lapangan hijau. Aura kebintangannya terbukti mampu menjadi pembeda.

"Nama besar Messi menjadi pembeda bagi Argentina, aura Messi itu ada untuk membangkitkan tim," beber Henry.

Dengan kombinasi pengalaman matang, status juara bertahan, serta kedalaman komposisi pemain, Ketua Askot PSSI Pangkalpinang ini mengaku optimis bahwa Argentina berpeluang besar untuk mengulang kesuksesan manis mereka di Qatar dua tahun lalu.

"Optimis, namun bola itu bulat apapun bisa terjadi. Semua negara kekuatannya juga sama kuat, termasuk Spanyol yang juga berpeluang," pungkas Henry menatap peta persaingan Piala Dunia 2026. (Tribun Mataraman/ Bangkapos.com/ Rizky Irianda Pahlevy/ Dedy Qurniawan)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.