MENDO BARAT, BABEL NEWS - Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Jalan Raya Desa Kemuja, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka, Senin (15/6) dini hari. Kejadian kecelakaan ini melibatkan dua kendaraan yaitu pikap berwarna putih dan truk boks berwarna kuning.
Akibat insiden kecelakaan tersebut, kedua kendaraan mengalami rusak parah pada bagian depan. Sedangkan, satu pengemudi kendaraan meninggal dunia.
Kapolsek Mendo Barat, Iptu Wendy Oktasa, membeberkan kronologi, evakuasi hingga melakukan penanganan terhadap laka lantas ini. Peristiwa ini melibatkan mobil pikap Daihatsu Gran Max, yang dikemudiakan Heri Sutoyo (35) dengan penumpang Ajang Sutrisno (40) Supardi (34), Saili (45), Maryadi (35), dan Maman. Sedangkan, truk bermuatan air mineral dikendarai Nofriansyah (27).
Kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi A 9477 Z, yang bermuatan air minum kemasan melaju sendirian dari arah Mentok menuju Pangkalpinang. Truk dikemudikan oleh Nofriansyah (27), warga Pangkalpinang. Dari arah berlawanan (Pangkalpinang menuju Muntok), melaju sebuah mobil pikap Gran Max dengan nomor polisi BN 8509 VB yang mengangkut ikan segar.
Mobil pikap dikemudikan oleh Heri Sutoyo (35) bersama lima orang penumpang lainnya. Tiga orang berada di kabin depan (termasuk sopir), sementara tiga lainnya berada di bak belakang.
Menurutnya, setibanya di jalan turunan sebelum Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Islam Desa Kemuja, mobil pikap yang melaju kencang diduga hilang kendali karena pengemudi mengantuk. Mobil langsung masuk ke jalur kanan (berlawanan), lalu menghantam bagian kanan depan truk hingga membuat pikap berputar arah lalu terperosok ke dalam parit jalan.
"Akibat benturan keras bodi depan mobil pikap penyot parah, sopir dan dua penumpang di depan sempat terjepit. Sementara dari tiga penumpang di bagian belakang, satu orang atas nama Saili (45) dinyatakan meninggal dunia di tempat karena terjepit badan mobil," jelasnya.
Ia mengatakan, adanya kejadian sekunder pasca-kecelakaan utama akibat tumpahan bahan bakar di jalanan. "Tidak lama setelah laka utama, ada satu unit truk lain bernomor polisi BN 9488 PXW yang melintas dari arah Pangkalpinang menuju Muntok tergelincir ke kiri jalan," ungkapnya.
"Hal ini disebabkan oleh adanya tumpahan solar dari truk yang terlibat kecelakaan sebelumnya, kami mengimbau pengguna jalan yang melintas untuk tetap berhati-hati," jelasnya.
Pihak Polsek Mendo Barat telah melakukan tindakan cepat mulai dari mendatangi TKP, mengumpulkan bahan keterangan atau pulbaket dari para saksi, membuat laporan, serta berkoordinasi penuh dengan Unit Laka Polres Bangka untuk proses penyidikan lebih lanjut. "Saat ini seluruh korban, baik yang meninggal dunia maupun luka-luka, sudah dirujuk dan dievakuasi ke Rumah Sakit Bakti Wara Pangkalpinang untuk penanganan medis lebih lanjut," jelasnya. (v1)