Siapa Sarpreet Singh? Gelandang Keturunan India yang Membela Selandia Baru di Piala Dunia FIFA 2026
Aurora Nightingale June 16, 2026 06:38 PM

Saat Selandia Baru turun ke lapangan di Piala Dunia FIFA 2026, para penggemar sepak bola India memiliki alasan tak terduga untuk bersorak. Sarpreet Singh, gelandang kelahiran Auckland dengan darah Punjabi, menjadi pemain keturunan India pertama yang tampil di turnamen sepak bola terbesar dunia sejak Vikash Dhorasoo memperkuat Prancis pada Piala Dunia FIFA 2006.

Bagi negara yang masih menunggu debutnya di Piala Dunia, kehadiran Singh di panggung global memberikan hubungan langka dengan turnamen tersebut. Dari masa kecil di keluarga Punjabi di Selandia Baru hingga menandatangani kontrak dengan Bayern Munich dan kini mewakili All Whites di Piala Dunia, perjalanannya menjadi salah satu kisah paling unik di turnamen ini.

Anak Punjabi yang Memilih Sepak Bola

Singh lahir pada 20 Februari 1999 di Auckland dari keluarga Punjabi yang berasal dari Jalandhar. Sejak kecil, olahraga selalu menjadi bagian penting dalam kehidupan keluarganya.

Seperti banyak keluarga India lainnya, kriket mendapat perhatian besar. Permainan di halaman belakang rumah menjadi kegiatan rutin, dan hingga kini Singh masih menjadi penggemar berat olahraga tersebut.

Faktanya, idola olahraganya bukanlah pesepak bola.

“Virat Kohli dan Sachin Tendulkar adalah favorit saya dalam kriket India,” ujar Singh dalam wawancara dengan Khel Now. “Mereka adalah olahragawan luar biasa dan telah mewakili negara selama bertahun-tahun.”

Meskipun rugby dan kriket mendominasi dunia olahraga Selandia Baru, sepak bola dengan cepat menjadi cinta pertamanya.

“Keluarga saya adalah keluarga Punjabi yang sangat khas, dengan banyak paman, bibi, dan sepupu,” ujar Singh kepada Sportstar. “Kami selalu bermain kriket di halaman belakang dan sedikit bola basket juga.”

Pada usia tujuh tahun, ia mulai berlatih sepak bola dan tidak pernah menoleh ke belakang lagi.

Dari Auckland ke Bayern Munich

Kenaikan karier Singh di sepak bola Selandia Baru berlangsung cepat.

Setelah berkembang di klub lokal Papatoetoe dan Onehunga Sports, ia bergabung dengan akademi Wellington Phoenix pada tahun 2015 dan melakukan debut seniornya saat masih remaja.

Terobosannya datang pada musim A-League 2018–19, ketika ia mencetak lima gol dan delapan assist, membuatnya dikenal sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di Selandia Baru.

Penampilannya menarik perhatian Bayern Munich.

Pada Juli 2019, raksasa Jerman itu menandatangani kontrak tiga tahun dengan Singh, menjadikannya pesepak bola keturunan India pertama yang bergabung dengan Bayern Munich dan orang Selandia Baru pertama yang bermain di Bundesliga sejak Wynton Rufer.

Meski belum menjadi pemain reguler di tim utama, masa peminjaman di klub seperti Nürnberg, Jahn Regensburg, Hansa Rostock, dan klub-klub Eropa lainnya memberinya pengalaman berharga.

Pada tahun 2026, ia kembali ke Wellington Phoenix dengan status pinjaman untuk memulihkan kebugaran menjelang Piala Dunia.

Koneksi Khusus Sarpreet Singh dengan India

Keterkaitan Singh dengan India bukan hanya dari nama belakangnya.

Salah satu momen paling berkesan dalam karier internasionalnya terjadi di Mumbai selama Piala Interkontinental 2018.

Saat mewakili Selandia Baru melawan India, Singh memberikan dua assist dalam kemenangan 2-1 atas tuan rumah.

“Itu pengalaman yang luar biasa,” kenangnya. “Rasanya agak aneh menjadi seorang Singh dan bermain untuk Selandia Baru di India melawan India.”

Meski sepanjang kariernya membela Selandia Baru, Singh selalu menegaskan kebanggaannya terhadap warisan India-nya, termasuk kecintaannya pada masakan Punjabi buatan ibunya dan kedekatannya dengan budaya India.

Mimpi Piala Dunia Sarpreet Singh Jadi Kenyataan

Singh pertama kali membela tim muda Selandia Baru sebelum tampil di Piala Dunia FIFA U-20 pada 2017 dan 2019.

Ia melakukan debut senior melawan Kanada pada 2018 dan perlahan menjadi sosok penting bagi All Whites.

Kontribusinya membantu Selandia Baru lolos ke Piala Dunia FIFA 2026 — hanya penampilan ketiga negara itu di turnamen ini dan yang pertama sejak Afrika Selatan 2010.

Kini berusia 27 tahun, Singh memasuki turnamen terbesar dalam kariernya ketika Selandia Baru tergabung di Grup G bersama Iran, Mesir, dan Belgia.

All Whites akan memulai kampanye mereka melawan Iran pada 16 Juni sebelum menghadapi Mesir dan Belgia.

Mengapa Penggemar India Bisa Mendukung Tim Kedua Musim Panas Ini

India kembali absen dari Piala Dunia.

Namun bagi banyak penggemar sepak bola India, Sarpreet Singh menjadi alasan menarik untuk mengikuti perjalanan Selandia Baru.

Seorang anak Punjabi yang tumbuh dengan mengidolakan Sachin Tendulkar dan Virat Kohli, bermain sepak bola di taman-taman Auckland, menandatangani kontrak dengan Bayern Munich, dan kini bersiap tampil di panggung olahraga terbesar dunia.

Bagi bangsa yang masih bermimpi tampil di Piala Dunia, kisah itu terasa sedikit lebih dekat ke rumah.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.