Warga dan Pengusaha Bondowoso Swadaya Hingga Rp 262 Juta. Perbaiki Jalan 7,5 Km dan Drainase 15 Km
Haorrahman June 16, 2026 08:40 PM

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Bondowoso - Semangat gotong royong ditunjukkan warga dan pengusaha Desa Lombok Wetan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Bondowoso. Secara swadaya, masyarakat bersama pelaku usaha setempat memperbaiki jalan rusak sepanjang 7,5 kilometer beserta saluran drainase sepanjang 15 kilometer yang berada di kanan dan kiri jalan.

Kegiatan perbaikan tersebut telah berlangsung selama tiga hari terakhir. Warga bergotong royong setiap hari mulai pukul 07.30 WIB hingga sekitar pukul 16.00 WIB.

Direktur PT Dwi Cahya Tembakau, Nur Aini, mengatakan dana perbaikan berasal dari urunan masyarakat dan dukungan perusahaan. Warga mengumpulkan iuran sebesar Rp10 ribu per kepala keluarga, sementara keluarga kurang mampu dan janda dibebaskan dari kewajiban tersebut.

Menurutnya, total dana yang terkumpul dari masyarakat mencapai sekitar Rp 12 juta. Adapun kekurangan anggaran sekitar Rp 250 juta ditanggung oleh perusahaan.

"Panjangnya 7,5 km, dari perempatan Lombok Wetan hingga perbatasan Pecalongan," kata Nur Aini saat dikonfirmasi, Selasa (16/6/2026).

Baca juga: BPS Bondowoso Terjunkan 993 Petugas Sensus Ekonomi 2026, Data Usaha hingga Aset Warga Didata

Tidak hanya memperbaiki badan jalan, warga juga membenahi saluran drainase di sepanjang jalur tersebut. Langkah ini dilakukan untuk memastikan jalan yang diperbaiki tidak kembali rusak akibat genangan atau aliran air.

"Percuma kalau saluran drainase tak diperbaiki, nanti jalan tergerus air lagi," ujarnya.

Nur Aini menjelaskan ini dilakukan semata-mata untuk kepentingan masyarakat, bukan sebagai ajang pencitraan. Menurutnya, jalan yang layak sangat dibutuhkan warga yang setiap hari beraktivitas dan melintas di jalur tersebut.

Terkait koordinasi dengan pemerintah daerah, ia mengungkapkan bahwa sebelumnya pernah ada pertemuan di tingkat kabupaten yang mengajak kalangan pengusaha berpartisipasi dalam perbaikan jalan. Namun hingga kini belum ada tindak lanjut dari pemerintah.

Baca juga: APBD Minim, Warga Pujer Bondowoso Swadaya Tambal Sulam Jalan Berlubang

Meski demikian, pihaknya tidak mempermasalahkan kondisi tersebut karena memahami pemerintah memiliki berbagai program prioritas yang harus dijalankan.

Setelah proyek perbaikan selesai, masyarakat berencana menggelar kerja bakti secara berkala untuk menjaga kebersihan dan kelancaran saluran drainase agar tidak tersumbat.

"Semoga aksi ini bisa ditiru orang lain juga, agar tergerak untuk berbuat baik kepada sesama," ucapnya.

Warga Desa Lombok Wetan, Kusman, mengatakan jalan yang diperbaiki merupakan akses penghubung antara Desa Lombok Wetan di Kecamatan Wonosari dengan Desa Pecalongan di Kecamatan Sukosari. Kondisi jalan tersebut telah lama mengalami kerusakan dan belum mendapatkan perbaikan.

Menurutnya, kerusakan jalan kerap membahayakan pengguna jalan, terutama saat musim hujan ketika air meluap hingga menutupi badan jalan.

Baca juga: Wacana Penambahan Dapil di Bondowoso Mencuat, Pemerataan Representasi Masyarakat Jadi Sebab

"Soalnya jalannya rusak parah. Kadang-kadang pengendara jatuh. Kalau musim hujan, airnya meluap ke jalan semua," katanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sistem gotong royong dilakukan secara bergiliran setiap hari. Warga juga menyediakan konsumsi secara swadaya, mulai dari nasi hingga kopi untuk para pekerja yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

Selain tenaga sukarela, beberapa pekerja dengan keahlian khusus di bidang pengaspalan juga direkrut untuk membantu proses perbaikan. Untuk mendukung pekerjaan di lapangan, warga memanfaatkan alat berat berupa silinder milik Dinas BSBK Bondowoso melalui mekanisme surat resmi, sementara peralatan berat lainnya diperoleh melalui sistem sewa.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.