‎Camat Tamalate Minta RT/RW Data Tempat Nobar Pildun, Ingatkan Ketertiban Lingkungan‎
Saldy Irawan June 16, 2026 09:21 PM

‎TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Camat Tamalate Muhammad Aril Syahbani mengimbau seluruh ketua RT dan RW untuk meningkatkan pengawasan lingkungan selama pelaksanaan Piala Dunia 2026.

‎Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah antisipasi meningkatnya aktivitas masyarakat, khususnya kegiatan nonton bareng (nobar) yang diperkirakan berlangsung hingga malam dan dini hari.

‎Aril mengatakan, euforia Piala Dunia tetap harus diimbangi dengan upaya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

‎“Piala Dunia ini momentum kebersamaan masyarakat, tetapi jangan sampai menimbulkan gangguan di lingkungan. Karena itu kami minta RT dan RW aktif melakukan pengawasan dan pengaturan di wilayah masing-masing,” ujarnya saat dihubungi Tribun Timur, Selasa (16/6/2026). 

‎Salah satu langkah yang ditekankan yakni melakukan pendataan titik-titik lokasi nobar di setiap wilayah.

‎Warga, komunitas, maupun pelaku usaha yang akan menggelar nobar di fasilitas umum diminta berkoordinasi dan melapor kepada ketua RT dan RW setempat.

‎Menurutnya, pendataan dilakukan agar pemerintah wilayah mengetahui lokasi berkumpulnya masyarakat sehingga langkah antisipasi dapat dilakukan lebih awal.

‎“Kalau titik nobarnya terdata, kita bisa mengantisipasi sejak awal. Mulai dari pengaturan keamanan, parkir, sampai koordinasi dengan aparat jika diperlukan,” katanya.

‎Selain pendataan, RT dan RW juga diminta memperhatikan kapasitas lokasi nobar agar tidak terjadi penumpukan massa.

‎Penggunaan pengeras suara menjadi perhatian lain yang ditekankan selama pertandingan berlangsung.

‎RT dan RW diimbau mengingatkan penyelenggara agar menjaga volume audio, terutama saat pertandingan digelar hingga larut malam dan dini hari agar tidak mengganggu kenyamanan warga.

‎Aril juga meminta masyarakat segera membubarkan diri setelah pertandingan selesai dan tidak melakukan konvoi yang berpotensi mengganggu ketenteraman lingkungan.

‎“Setelah pertandingan selesai, kami harap warga langsung kembali ke rumah masing-masing. Tidak perlu konvoi atau berkumpul terlalu lama yang bisa menimbulkan kebisingan,” jelasnya.

‎Penataan parkir kendaraan pengunjung nobar turut diminta menjadi perhatian agar tidak menghambat akses jalan warga.

‎“Jangan sampai parkiran ini mengganggu aksesibilitas warga atau menjadi sumber keributan. Ini juga penting untuk diperhatikan,” ucapnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.