TRIBUN-MEDAN.COM,- Bila melihat prakiraan cuaca BMKG Wilayah I Medan Rabu, 17 Juni 2026, ada beberapa wilayah di Sumatera Utara yang berpotensi dilanda hujan ringan hingga sedang.
Pada pagi hari, secara umum cuaca di Sumut terpantau berawan dan berpotensi hujan ringan di beberapa wilayah.
Kawasan yang berpotensi dilanda hujan ringan pada pagi hari adalah Serdang Bedagai, Mandailing Natal, Nias Selatan dan Nias Utara.
Baca juga: Cuaca Sumut Hari Ini 16 Juni 2026 Terpantau Berawan dan Berpotensi Hujan Ringan
Kemudian, untuk siang dan sore hari, hujan diperkirakan merata di wilayah Sumatera Utara.
Sedangkan malam hari, cuaca masih berpotensi hujan.
Prakirawan cuaca BMKG Wilayah I Medan, Putri Diana mengatakan, wilayah yang berpotensi dilanda hujan sedang di malam hari adalah Padang Lawas Utara, Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu, dan Labuhanbatu Selatan.
Baca juga: Cuaca Medan Hari Ini 13 Juni 2026, Hujan Diperkirakan Merata pada Siang dan Sore Hari di Sumut
"Dinihari berpotensi hujan ringan di wilayah Pakpak Bharat, Serdang Bedagai, Tapanuli Tengah, Nias, Nias Barat," kata Putri, dilihat dari akun Instagram resmi BMKG Wilayah I Medan hari ini pukul 06.30 WIB.
Kemudian, wilayah lain yang berpotensi dilanda hujan ringan pada dinihari adalah Nias Utara, Nias Selatan, Humbang Hasundutan, Gungsitoli dan sekitarnya.
"Suhu udara diperkirakan 16 sampai 33 derajat celcius dengan kelembaban udara berkisar 68 sampai 96 persen," ungkap Putri.
Baca juga: Cuaca Medan Hari Ini 12 Juni 2026, Hujan Diperkirakan Terjadi Dinihari di Beberapa Kawasan
Kemudian, arah angin bertiup dari Selatan menuju Barat Daya dengan kecepatan 2 hingga 7 Km/jam.
BMKG Wilayah I Medan turut melakukan pantauan terhadap titik panas atau hot spot di wilayah Sumatera Utara.
Pada pantauan 15 Juni 2026, terdapat 7 titik panas di Sumut.
Baca juga: Cuaca Medan Hari Ini 10 Juni 2026, Potensi Hujan Masih Ada di Malam Hari
Ke 7 titik panas itu ada di Kabupaten Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan dan Tapanuli Selatan.
"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang yang dapat disertai petir dan angin kencang di wilayah pegunungan, lereng timur dan lereng barat SUmatera Utara yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologis seperti hujan dan longsor," imbau Putri.(ray/tribun-medan.com)