Tottenham Hotspur hampir menyelesaikan proses perekrutan bek asal Belanda milik Brighton & Hove Albion, Jan Paul van Hecke.
Van Hecke tampil dalam pertandingan pertama tim nasional Belanda di Piala Dunia 2026, yang berakhir imbang dramatis 2-2 melawan Jepang di Stadion AT&T, di tengah spekulasi yang semakin meningkat mengenai masa depannya. Setelah enam musim membela Brighton, pemain berusia 26 tahun itu dikabarkan berada di ambang kepindahan ke Spurs.
Menurut laporan David Ornstein dari The Athletic, kedua klub telah mencapai kesepakatan dengan nilai transfer sebesar £52 juta setelah Van Hecke ‘tidak menunjukkan minat untuk memperpanjang kontraknya’ di Stadion Amex.
Penawaran awal dari klub asal London Utara itu sempat ditolak, namun Van Hecke, yang kontraknya berakhir musim panas mendatang, dipastikan akan bergabung dengan Spurs untuk bereuni dengan mantan manajer Brighton, Roberto De Zerbi.
Pelatih asal Italia tersebut berhasil membawa Spurs bertahan di Premier League setelah musim yang buruk, dan kini klub tersebut dikaitkan dengan sejumlah perekrutan besar sebagai upaya untuk kembali ke jalur positif dan bersaing di kompetisi Eropa.
“Persyaratan pribadi diperkirakan tidak akan menjadi masalah bagi bek tengah tersebut, karena ia memiliki hubungan dekat dengan pelatih kepala Tottenham, Roberto De Zerbi, setelah bekerja sama di klub pesisir selatan antara tahun 2022 dan 2024,” ujar Ornstein.
“Kepindahan ini akan menambah kesibukan awal jendela transfer bagi Spurs, yang sebelumnya telah merekrut bek tengah Marcos Senesi dan bek kiri Andy Robertson, setelah kontrak mereka berakhir dengan Bournemouth dan Liverpool.”
Van Hecke akan kembali beraksi ketika Belanda menghadapi Swedia dalam pertandingan kedua mereka di Stadion NRG pada hari Sabtu.
Brighton sendiri sudah mulai mencari pengganti Van Hecke, dengan seorang bek lain yang juga tampil di Piala Dunia dikabarkan menjadi kandidat utama.
Pemain berusia 19 tahun, Luka Vuskovic, termasuk dalam skuad Kroasia setelah tampil impresif di Jerman bersama Hamburg, di mana ia bermain sebagai pemain pinjaman dari Spurs setelah bergabung dari Hajduk Split musim panas lalu, dua tahun setelah kesepakatan awal transfer tercapai.
Remaja tersebut dilaporkan menjadi target utama Brighton, namun Ornstein mengonfirmasi bahwa tawaran kedua senilai £35 juta telah ditolak dan kesepakatan antara kedua klub terkait Van Hecke tidak ada kaitannya dengan masa depan Vuskovic.
Pada hari Selasa juga dilaporkan bahwa Spurs tertarik merekrut gelandang asal Italia, Sandro Tonali, dari Newcastle United, meski harga yang dipatok The Magpies sebesar £100 juta bisa menjadi hambatan.
Menurut pandangan FourFourTwo, mendatangkan Tonali musim panas ini akan menjadi tantangan berat bagi Spurs, dengan rumor tersebut diyakini berasal dari agen sang pemain. Namun, keberhasilan mendapatkan Van Hecke sudah menjadi pernyataan ambisi yang kuat dari klub London Utara itu.
Brighton tampaknya akan menerima kepergian sang pemain dengan tenang. Mantan pelatih yang kembali memboyong pemain dari klub lamanya bukanlah hal baru bagi tim asal Sussex tersebut, yang dalam beberapa tahun terakhir telah menyaksikan banyak pemain dan staf bergabung dengan Chelsea.
Menjual pemain dengan harga tinggi dan menemukan pengganti muda yang potensial kini menjadi tantangan besar bagi klub-klub teratas Premier League. Brighton terbukti lebih unggul dalam kedua hal tersebut dibandingkan sebagian besar klub lainnya.