Dubes Iran untuk Meksiko Tak Percaya dengan Kesepakatan Damai AS, Rekam Jejak Buruk Jadi Alasan
Muhammad TaufiqRahman June 17, 2026 01:56 PM

- Duta Besar Iran untuk Meksiko, Abolfazl Pasandideh mengatakan bahwa Teheran tidak pernah mempercayai Amerika Serikat (AS).

Hal ini menyusul kesepakatan damai yang baru-baru ini diumumkan untuk mengakhiri perang.

Dalam konferensi pers pada Selasa (16/6/2026), Pasandideh menyebut ketegangan antara Iran dan AS telah berlangsung selama beberapa dekade.

Ia menuduh Washington berulang kali mencampuri urusan negaranya.

"Kami tidak percaya, dan kami tidak pernah percaya pada Amerika Serikat, dan kami tidak akan pernah mempercayainya," kata Pasandideh.

Pasandideh lantas menyinggung peristiwa tahun 1953, di mana terjadi kudeta Perdana Menteri Mohammad Mossadegh.

Menurutnya, kudeta itu menunjukkan secara jelas siapa musuh Iran sebenarnya.

Terkait serangan yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei pada Februrari 2026, Pasandideh telah mengutuk keras.

Namun, ia menilai AS gagal mencapai tujuan perang jika melihat apa yang terjadi setelah 100 hari setelahnya.

Bangsa Iran tetap kokoh dan solid, serta kepergian Khamenei tidak membuat rezim tumbang.

Adapun kesepakatan damai AS-Iran mencakup sejumlah poin seperti pencabutan blokade hingga pembukaan Selat Hormuz.

Kedua pihak rencananya akan menandatangani nota perdamaian di Swiss pada Jumat (19/6/2026).

Program: Tribunnews Update
Host: Agung Tri Laksono
Editor Video: Muhammad Taufiq Rahman Setyawan
Uploader: bagus gema praditiya sukirman

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.