Rodrigo De Paul memuji mentalitas tim yang luar biasa dari kapten Argentina, Lionel Messi, setelah sang bintang mencetak hattrick yang menyamai rekor di ajang Piala Dunia. Meskipun berhasil menyamai rekor gol sepanjang masa milik Miroslav Klose, penyerang veteran itu tetap sepenuhnya berfokus pada kesuksesan tim daripada kejayaan pribadi, membuktikan betapa tak tergantikannya ia bagi juara Amerika Selatan tersebut.
Penampilan luar biasa yang menyamai rekor untuk Argentina
Setelah memulai kampanye Piala Dunia dengan gemilang, Argentina menunjukkan bahwa mereka masih menjadi kekuatan besar. De Paul dengan cepat memuji Messi setelah pemain Inter Miami itu mencetak tiga gol dalam kemenangan 3-0 atas Aljazair pada hari Selasa.
Dengan tiga gol tersebut, pemain berusia 38 tahun itu menyamai catatan legendaris 16 gol di turnamen milik Miroslav Klose. Penyerang gaek itu menampilkan performa kelas dunia sepanjang 80 menit di lapangan, mencatat 57 sentuhan bola dan empat tembakan tepat sasaran.
Selain itu, ia mencatat akurasi umpan 81% dan memberikan dua umpan kunci. Namun, rekan setimnya menegaskan bahwa peraih delapan Ballon d'Or itu tetap rendah hati meskipun memiliki statistik individu yang luar biasa.
Mendahulukan kepentingan tim
Dalam konferensi pers, gelandang enerjik tersebut menjelaskan mengapa Messi begitu penting bagi tim yang tengah berusaha mempertahankan gelar juara dunia. Setelah menjuarai turnamen empat tahun lalu di Qatar, raksasa Amerika Selatan itu sangat bergantung pada sang kapten untuk mengulangi pencapaian bersejarah tersebut.
De Paul menyoroti sikap tanpa pamrih kaptennya, menjelaskan bahwa pencapaian kolektif selalu lebih penting daripada rekor pribadi bagi sang legenda. “Memiliki Leo adalah keuntungan besar, karena cara dia memimpin dan mengarahkan tim ke depan, karena siapa dirinya,” ujar De Paul. “Dia tidak peduli dengan rekor individu, dia selalu mengutamakan tim dan bagi kami itu luar biasa.”
Pemimpin yang tak tergantikan
Pengaruh tak tertandingi Messi juga disorot oleh gelandang Alexis Mac Allister, yang dengan tegas menepis anggapan bahwa tim nasional bisa tampil lebih baik tanpa pemain bernomor punggung 10 tersebut.
Pemain Liverpool itu menyampaikan pendapatnya dengan jelas mengenai dampak besar Messi di ruang ganti. Ia menulis: “Tidak ada kata-kata untuk Messi! Jika ada yang berpikir tim ini lebih baik tanpa Leo... sekarang jelas bahwa dia adalah yang paling penting.”
Tim juara bertahan saat ini memuncaki Grup J berkat keunggulan selisih gol, setelah meraih tiga poin penting di laga pembuka untuk memimpin klasemen.
Langkah selanjutnya bagi Messi dan Argentina
Ke depan, pasukan Lionel Scaloni akan menghadapi Austria pada 22 Juni di Dallas untuk menentukan siapa yang akan menguasai posisi puncak grup, setelah tim Eropa itu menang 3-1 atas Yordania. Setelah itu, Argentina akan menutup fase grup melawan Yordania. Jika Messi mampu mempertahankan performa luar biasanya, peluang mereka untuk mempertahankan gelar dunia tetap sangat terbuka.
Sejauh mana Argentina akan melangkah di Piala Dunia?