TRIBUNSORONG.COM, AIMAS - Kabupaten Sorong Provinsi Papua Barat Daya kini berusia 59 tahun.
Sebagai kabupaten induk yang telah melahirkan sejumlah daerah otonomi baru (DOB) di wilayah Papua Barat Daya, Kabupaten Sorong dinilai memiliki peran besar dalam perjalanan pembangunan daerah.
Momentum hari jadi tersebut mendapat perhatian dari Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Papua Barat Daya, Mamberob Rumakiek yang memberikan apresiasi sekaligus menyampaikan sejumlah catatan penting bagi pemerintah daerah Kabupaten Sorong.
Baca juga: HUT ke-59 Kabupaten Sorong: Bupati Johny Kamuru Buka-bukaan Soal Dampak Ngeri Pemotongan APBD
Mamberob menyampaikan ucapan selamat atas bertambahnya usia Kabupaten Sorong yang telah menjadi fondasi bagi perkembangan wilayah Sorong Raya.
“Selamat ulang tahun untuk Kabupaten Sorong yang ke-59 tahun. Kabupaten Sorong merupakan kabupaten induk bagi seluruh wilayah daerah otonomi baru, termasuk Provinsi Papua Barat Daya. Enam daerah bawahan yang ada saat ini memiliki sejarah dan cikal bakal dari Kabupaten Sorong,” ujarnya, Kamis (18/6/2026).
Menurutnya, bertambahnya usia Kabupaten Sorong harus menjadi momentum untuk terus memperkuat pelayanan pemerintahan dan memastikan kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
Baca juga: HUT ke-59 Kabupaten Sorong: Bupati Johny Kamuru Buka-bukaan Soal Dampak Ngeri Pemotongan APBD
Ia menekankan beberapa sektor yang harus menjadi perhatian utama pemerintah daerah, di antaranya peningkatan pelayanan pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur jalan, serta penguatan ekonomi masyarakat.
“Harapan kita dengan usia yang semakin bertambah, pelayanan pemerintahan juga semakin baik. Masyarakat harus mendapatkan manfaat dari kehadiran pemerintah, terutama dalam bidang kesehatan, pendidikan, akses jalan di kampung-kampung terpencil, serta peningkatan ekonomi masyarakat,” katanya.
Selain memberikan apresiasi, Senator Mamberob Rumakiek juga mengingatkan pemerintah Kabupaten Sorong untuk terus memperbaiki tata kelola pemerintahan, khususnya dalam pengelolaan keuangan daerah.
Ia menilai Kabupaten Sorong memiliki sejarah sebagai salah satu daerah dengan tata kelola keuangan yang baik, namun kondisi tersebut harus terus dijaga agar pembangunan dapat berjalan optimal.
“Dulu Kabupaten Sorong menjadi salah satu kabupaten terbaik dalam tata kelola keuangan daerah. Ini harus menjadi catatan bersama agar kinerja tersebut dapat kembali ditingkatkan,” kata Mamberob.
Menurutnya, berbagai temuan pemeriksaan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) harus menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki sistem administrasi dan memastikan penggunaan anggaran lebih tertib, transparan, serta tepat sasaran.
“Yang menjadi temuan BPK harus diperbaiki. Ketaatan dalam penggunaan anggaran harus ditingkatkan agar pembangunan dapat berjalan dan masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya,” ucapnya.
Mamberob berharap pemerintah Kabupaten Sorong tetap fokus pada sektor-sektor dasar yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Ia meminta agar akses pendidikan berkualitas terus diperluas sehingga seluruh anak-anak di Kabupaten Sorong dapat memperoleh kesempatan belajar tanpa terkendala biaya.
“Pemerintah daerah harus tetap fokus memberikan pelayanan pendidikan yang gratis namun berkualitas. Semua anak-anak harus bisa sekolah dan mendapatkan pendidikan yang layak,” katanya.
Baca juga: Lomba Kreasi Pangan Kampanyekan Gaya Hidup Sehat dan Gizi Seimbang di Kabupaten Sorong
Selain pendidikan, sektor kesehatan juga menjadi perhatian penting. Menurutnya, peningkatan fasilitas kesehatan hingga tingkat kampung harus terus dilakukan agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang lebih mudah dan cepat.
“Pelayanan kesehatan harus sampai ke kampung-kampung, dengan fasilitas dan tenaga medis yang memadai. Kita ingin angka kematian ibu melahirkan menurun, masalah gizi buruk teratasi, dan kualitas hidup masyarakat semakin meningkat,” ucapnya.
Ia juga mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan UMKM dan penciptaan lapangan kerja guna menekan angka kemiskinan di Kabupaten Sorong.
“Ekonomi masyarakat harus menjadi perhatian serius. UMKM harus diberi ruang berkembang agar masyarakat memiliki kemandirian ekonomi,” ujarnya.
Senator Mamberob mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, DPRK, serta pemangku kepentingan lainnya untuk bersama-sama mendukung pembangunan Kabupaten Sorong agar semakin maju dan sejahtera.
“Dengan kebersamaan, Kabupaten Sorong dapat terus berkembang dan menjadi daerah yang memberikan manfaat besar bagi seluruh masyarakat Papua Barat Daya,” katanya. (tribunsorong.com/taufik nuhuyanan)