Jadi Sorotan Nasional! Gibran Didesak BEM UBK, Mahasiswa Beri Tenggat 5 Hari dan Siapkan Aksi Besar
Tribun-video June 18, 2026 02:42 PM
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baruTRIBUN-VIDEO.COM, JAKARTA - Langkah BEM Universitas Bung Karno (UBK) memberikan tenggat waktu atau ultimatum selama 5x24 jam kepada Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjadi babak baru dalam dinamika gerakan mahasiswa saat ini.Ketua BEM UBK, Muhammad Abdi Maludin, menjelaskan bahwa keputusan melayangkan ultimatum tersebut diambil karena para mahasiswa merasa kurang puas dengan hasil pertemuan formal di Istana Wakil Presiden.Abdi menyebut dialog yang berlangsung selama lebih dari satu jam itu belum menghasilkan keputusan konkret yang berpihak pada tuntutan rakyat.Hal itu disampaikan Abdi saat sesi wawancara khusus dengan Direktur Pemberitaan Tribun Network, Febby Mahendra Putra di Studio Tribunnews, Palmerah, Jakarta, Rabu (17/6/2026)."Hasil pertemuan jujur saja kurang memuaskan bagi kami. Mas Wapres memang menerima kami dengan baik dan mencatat poin-poin kritikan kami untuk disampaikan ke Presiden Prabowo Subianto. Namun, yang kami butuhkan saat ini adalah kepastian tindakan, bukan sekadar catatan," ujar Abdi.Saat ditanya mengapa memilih tenggat waktu spesifik 5x24 jam, Abdi memaparkan bahwa jangka waktu tersebut dinilai cukup bagi pemerintah untuk segera melakukan evaluasi internal dan menunjukkan progres kerja yang nyata kepada publik.Menurutnya, kabinet hari ini terkesan lamban dan kurang menunjukkan kerja nyata yang menyentuh persoalan mendasar di masyarakat."Ultimatum ini adalah bentuk kemarahan dan keresahan dari rakyat. Kami menilai kementerian-kementerian saat ini banyak yang programnya mangkrak, seolah-olah sedang tidur di kasurnya. Contohnya Kementerian HAM, kami melihat belum ada kerja yang konkret dirasakan masyarakat," jelas Abdi.Ia juga menegaskan, mahasiswa UBK akan memantau ketat tindak lanjut dari pertemuan tersebut.Apabila dalam tenggat waktu yang ditentukan tidak ada perubahan kebijakan atau perbaikan tata kelola program, mahasiswa berjanji akan kembali turun ke jalan."Jika pertemuan di istana kemarin hanya dijadikan alat pencitraan politik oleh Mas Wapres, saya pastikan gerakan mahasiswa UBK akan kembali turun ke jalan dengan gelombang aksi yang berjilid-jilid," tegasnya.Sebelumnya, Wakil Presiden Gibran Rakabuming bertemu sejumlah mahasiswa yang berunjukrasa di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Senin (15/6/2026). Wapres menerima pendemo di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan.Mahasiswa yang bertemu dengan Wapres itu berasal dari Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Bung Karno dan Universitas MH Thamrin.Para mahasiswa berjumlah kurang lebih 15 orang mengenakan jas almamater merah dan biru masuk melalui pintu utama, Jalan Medan Merdeka Selatan sekitar pukul 17.20 WIB.(Tribun-Video.com)Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Alasan BEM UBK Beri Ultimatum 5 Hari ke Wapres Gibran, Ancam Gelar Demo Berjilid-jilid, https://www.tribunnews.com/nasional/7843495/alasan-bem-ubk-beri-ultimatum-5-hari-ke-wapres-gibran-ancam-gelar-demo-berjilid-jilid.Penulis: Fransiskus Adhiyuda PrasetiaEditor: Malvyandie HaryadiProgram: Tribunnews UpdateEditor Video: Okwida Kris Imawan Indra CahayaUploader: Radifan Setiawan