Kamba menegaskan, kepolisian perlu membenahi standar operasional pelibatan personel intelijen dalam pengamanan aksi penyampaian pendapat di muka umum.
Ia menilai, apabila kehadiran aparat intelijen memang diperlukan untuk pengamanan, identitas petugas seharusnya ditampilkan secara jelas, misalnya dengan mengenakan seragam resmi, sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman di lapangan.
JPW juga mengusulkan agar pelibatan personel intelijen, baik dari Polri maupun TNI, dalam aksi demonstrasi dievaluasi.
Jika memang tidak diperlukan, menurut mereka, kehadiran intelijen sebaiknya ditiadakan.