TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Senyum bahagia terlihat dari wajah Arif, warga Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit, saat mendengar Pemkab Siak mulai mengoperasikan layanan angkutan perairan gratis rute Pelabuhan Mengkapan–Teluk Lanus.
Layanan kapal gratis tersebut sangat membantunya karena sering bolak balik Teluk Lanus-Mengkapan.
“Alhamdulillah senang sekali. Saya hampir tiap minggu ke Sungai Apit untuk belanja barang dagangan. Dengan kapal gratis ini tentu sangat membantu dan menghemat biaya perjalanan,” kata Arif, Kamis (18/6/2026).
Arif mengaku hampir setiap pekan berangkat ke Sungai Apit untuk membeli berbagai kebutuhan dagangan yang kemudian dijual kembali di Teluk Lanus.
Jika tidak ada angkutan kapal gratis, biaya transportasi menjadi salah satu pengeluaran yang cukup membebani.
Menurutnya, keberadaan transportasi gratis tersebut akan memudahkan aktivitas masyarakat yang rutin keluar masuk Teluk Lanus.
Baik untuk keperluan ekonomi, pendidikan maupun urusan lainnya.
“Kalau biaya transportasi bisa dihemat, uangnya bisa dipakai untuk kebutuhan lain atau menambah modal usaha. Kami berharap layanan ini terus berlanjut,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Nando, warga Sungai Apit yang sehari-hari bekerja di kawasan Pelabuhan Mengkapan Tanjung Buton.
Ia mengaku cukup sering melakukan perjalanan ke Teluk Lanus sehingga sangat merasakan manfaat dari layanan baru tersebut.
“Ini sangat berdampak bagi kami. Saya sering ke Teluk Lanus, jadi dengan adanya kapal gratis rute Sungai Apit-Teluk Lanus dan sebaliknya tentu sangat membantu,” kata Nando.
Menurutnya, selama ini biaya transportasi perairan menjadi salah satu pertimbangan ketika hendak melakukan perjalanan.
Dengan adanya subsidi dari pemerintah daerah, masyarakat kini memiliki akses transportasi yang lebih mudah dan terjangkau.
“Sekarang kapan saja datang ke Teluk Lanus tidak takut lagi memakan biaya transportasi yang tinggi. Ini kabar baik untuk masyarakat,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Siak, Junaidi, mengatakan pelayanan angkutan perairan gratis tersebut merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Siak.
Terutama untuk tetap menghadirkan pelayanan publik hingga ke wilayah terluar, terdepan dan tertinggal (3T).
“Insyaallah keberangkatan kapal perdana gratis ke Teluk Lanus dan sekitarnya mulai dilaksanakan pada Jumat, 19 Juni 2026 besok,” kata Junaidi.
Ia menjelaskan, pelayanan angkutan perairan gratis tersebut melayani rute Pelabuhan Mengkapan menuju Teluk Lanus dan sebaliknya menggunakan KM Selly VIII.
Program ini diharapkan dapat memperkuat konektivitas wilayah sekaligus mendukung mobilitas masyarakat di kawasan pesisir.
Menurut Junaidi, manfaat layanan tersebut tidak hanya dirasakan masyarakat umum.
Manfaatnya juga akan dirasakan para guru, tenaga kependidikan, tenaga kesehatan dan berbagai profesi lainnya yang bertugas di wilayah 3T.
“Pelayanan ini kami hadirkan agar akses masyarakat semakin terbuka. Kami berharap dapat membantu saudara-saudara kita di Teluk Lanus dan wilayah sekitarnya, termasuk para guru, tenaga kependidikan, tenaga kesehatan serta masyarakat yang selama ini membutuhkan transportasi perairan yang terjangkau,” ujarnya.
Junaidi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terwujudnya layanan angkutan perairan gratis tersebut.
Ia berharap program itu dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan pesisir Kabupaten Siak.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi. Semoga pelayanan ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat dan menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memperkuat konektivitas wilayah di Kabupaten Siak,” tutupnya. (tribunpekanbaru.com/mayonal putra)