SPPG Mojokerto Lakukan Pembersihan Total dan Audit Menjelang Libur Panjang Sekolah
Titis Jati Permata June 18, 2026 05:32 PM

 

SURYA.co.id, MOJOKERTO - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Mojokerto, Jawa Timur, akan berhenti sementara beroperasi mendistribusikan Makan Bergizi (Gratis MBG) selama libur sekolah mengikuti kebijakan Badan Gizi Nasional (BGN).

Penghentian sementara saat libur panjang ini akan dimanfaatkan oleh pengelola dapur MBG, untuk pembersihan total di seluruh area SPPG termasuk menyiapkan berkas bilamana diaudit.

Suasana SPPG di Pungging

Sebelum aturan itu diterapkan, salah satu SPPG di Pungging, Kabupaten Mojokerto hari ini, Kamis (18/6/2026) tetap beraktivitas normal mendistribusikan MBG pada ribuan penerima manfaat.

Jumlah penerima manfaat di SPPG ini mencapai 1.273, meliputi 888 siswa dan sisanya adalah penerima MBG seperti ibu menyusui, ibu hamil dan balita. SPPG ini baru beroperasi dua bulan, mulai 13 April 2026.

Baca juga: SPPG Lamongan Tingkatkan Kualitas SDM Selama Libur Makan Bergizi Gratis

Beberapa pekerja dapur sibuk menata ompreng untuk diantar ke sekolah-sekolah sekitar pukul 07.00 WIB. Mobil MBG pengangkut ompreng kosong kembali ke SPPG sekitar pukul 12.00 WIB. Pencucian ompreng dilakukan pukul 13.00 WIB.

Ikuti Arahan BGN

Kepala SPPG Pungging, Mojokerto, Abdul (29) mengatakan pihaknya mengikuti arahan dari pusat (BGN) terkait penghentian aktivitas SPPG saat libur sekolah nanti.

"Untuk SPPG di sini mulai 22 Juni 2026 sampai tiga Minggu kedepan libur," ujar Abdul.

Menurut Abdul, sebelum libur sekolah tiba akan dilakukan pembersihan total area SPPG guna memastikan peralatan dapur steril, dan bersih sebelum berhenti beroperasi selama kurang lebih 3 pekan mendatang.

Di SPPG ini memperkerjakan 37 orang dengan rincian 34 relawan, masing-masing 1 akuntan, ahli gizi, kepala SPPG, termasuk juru masak serta asisten lapangan.

"Kita melakukan General Cleaning membersihkan dapur, mensterilkan untuk menghadapi libur panjang kurang lebih 3 Minggu. Jadi sebelum libur, kita wajib mensterilkan dapur (MBG) dulu karena selama libur tidak ada aktivitas di dapur," ungkap pria asal Desa Keramat Mupakat, Aceh Tengah tersebut.

Siapkan Berkas untuk Audit

Ia mengungkapkan, soal rencana audit dari BGN disampaikan melalui forum oleh Koordinator Cabang (Korcab) SPPG Kecamatan Pungging kemarin.

Kendati begitu, pihaknya telah  menyiapkan sejumlah berkas seperti data transaksi, jumlah penerima manfaat, daftar menu dan lainnya bilamana diperlukan dalam audit.

Korwil Untuk SPPG Mojokerto Dari Badan Gizi Nasional (BGN), Faulina Nur Fadhilah mengkonfirmasi, bahwa saat ini masih sosialisasi terkait aktivitas SPPG selama libur sekolah. 

"Kami masih dalam Zoom sosialisasi oleh Bapak Waka. Masih disosialisasikan," ucapnya singkat. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.