BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pasca hasil imbang di laga perdana, Brazil diprediksi akan mampu menguasai dan meraih kemenangan dalam laga keduanya melawan Haiti di ajang Piala Dunia 2026.
Hal ini menurut eks pelatih PS Bangka Lapril AS, dalam podcast Bangka Pos Selebrasi Lokal bersama host Zulkodri dan Dedi Qurniawan, Kamis (18/6/2026).
"Kalau saya rasa, tidak ada kejutan lagi antara Brazil dengan Haiti. Melawan Haiti tentunya Brazil akan all out karena membawa nama besar negaranya, jadi akan habis-habisan mungkin skor agak besar lebih dari 2 gol untuk Brazil," ujar Lapril AS
Laga kedua grup C yang akan tersaji Sabtu (20/6/2026) nanti, akan menjadi ajang pembuktian bagi tim asuhan Carlo Ancelotti.
Tuntutan kemenangan tentunya begitu besar mengingat pada laga perdana melawan Maroko, tim Selecao hanya mampu meraih hasill imbang 1-1.
"Dengan pelatih baru, kental gaya Italia ini filosofi berbeda ini akan membuat Brazil tampil beda. Lalu faktor penting sulitnya memenangkan pertandingan di awal, karena lawan Maroko yang pemainnya juga berlaga di Eropa," ucapnya.
Untuk itu melawan Haiti yang berada di peringkat 85 FIFA, membuat jalannya pertandingan nanti diprediksi mampu dilewati oleh Vinicius Junior cs dengan kemenangan.
"Melawan Haiti tentunya Brazil akan tampil lebih berkembang dibandingkan dengan melawan Maroko, disamping memiliki pemain yang lebih baik ada juga track recordnya bagus dari Brazil," tuturnya.
Namun Lapril AS juga menilai Haiti juga tidak akan tampil tanpa perlawanan, meskipun melawan negara yang memiliki trofi Piala Dunia terbanyak tersebut.
Hasil kekalahan 1-0 di laga perdana melawan Skotlandia, tentunya menjadi cambuk keras bagi Haiti jika ingin terus tampil di Piala Dunia 2026.
"Prediksi Haiti juga tidak akan penuh bertahan, jadi akan main normal karena mereka juga butuh poin. Mental mereka sudah teruji dengan negara konflik yang sebegitu parah sampai mereka nggak bisa jadi tuan rumah, tapi lolos ke Piala Dunia. Ini akan menjadi kewaspadaan bagi tim Brazil kalau percaya berlebihan dan menganggap mudah, maka bisa saja mereka menahan Brazil," ungkapnya.
(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)