Breaking News: Petani Cengkih di Beha Sangihe Tewas Terjatuh dari Pohon Setinggi 40 Meter saat Panen
Rizali Posumah June 18, 2026 10:22 PM

 

TRIBUNMANADO,CO,ID, TAHUNA — Seorang petani cengkih bernama Samarinda Laode (54), warga Kampung Beha, Kecamatan Tabukan Utara, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara dilaporkan meninggal dunia setelah terjatuh dari pohon cengkih.

Saat itu dirinya tengah memetik hasil panen di Kebun Bowongsede, Lindongan I, Kampung Beha, Kamis (18/6/2026) sekitar pukul 11.00 WITA.

Kapolsek Tabukan Utara PTU David Kojongian kepada Tribun Manado melalui sambungan Whatsapp mengatakan, berdasarkan penuturan para saksi korban saat itu masih berada di atas pohon cengkih dengan ketinggian diperkirakan mencapai 40 meter. 

"Saat rekan-rekannya turun untuk beristirahat dan makan siang, terdengar suara keras dari arah pohon tempat korban bekerja," terang dia.

Korban ditemukan sudah tergeletak di tanah dalam kondisi kritis.

Korban sempat dievakuasi ke para-para kopra terdekat, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan.

"Korban mengalami sejumlah luka dan memar di bagian kepala, leher, punggung, paha, serta luka lecet di telinga dan kaki," ujar dia. 

Peristiwa tersebut telah dilaporkan kepada pemerintah kampung dan pihak kepolisian.

Keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah kecelakaan kerja dan menolak dilakukan otopsi terhadap jenazah korban.

Polisi dalam hal ini Polsek Tabukan Utara masih melakukan pendataan dan pemeriksaan saksi-saksi terkait peristiwa tersebut.

Kepulauan Sangihe adalah kepulauan yang masuk gugusan Kepulauan Nusa Utara di Provinsi Sulawesi Utara. 

Berjarak sekitar 244 hingga 316 kilometer, atau sekitar 132 hingga 171 mil laut dari Manado, Ibu Kota Provinsi. 

Untuk ke Sangihe dan sebaliknya, biasanya masyarakat menggunakan moda transportasi laut dengan waktu tempuh sekitar 17 jam perjalanan. 

WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.