TRIBUN-MEDAN.com - Viral seorang wanita mengaku menyesal telah menceraikan suaminya karena dugaan perselingkuhan.
14 bulan kemudian, ia akhirnya mengetahui bahwa pria yang selama ini dituduh berselingkuh ternyata tidak pernah melakukan hal tersebut.
Dilansir dari Mirror, Kamis (18/6/2026) kisah pilu itu dibagikan wanita tersebut dalam forum Reddit.
Ia mengaku hidup dalam penyesalan setelah mengetahui bahwa identitas mantan suaminya ternyata digunakan oleh tetangga mereka untuk menipu dan merayu wanita lain di media sosial atau lazim disebut catfishing.
Dalam unggahannya, wanita tersebut mengaku awalnya ia menerima pesan dari seorang perempuan asing.
Perempuan asing itu mengaku memiliki hubungan dengan suaminya.
Ia juga menerima sejumlah tangkapan layar percakapan yang memperlihatkan seseorang yang menggunakan foto dan identitas suaminya sedang berkomunikasi secara intens dengan wanita lain melalui aplikasi kencan.
Sang istri tidak langsung menanyakan kebenaran tersebut kepada suaminya.
Ia memutuskan untuk mencari tahu sendiri dan mengunduh aplikasi kencan tersebut.
Sesudahnya, ia menemukan profil yang menampilkan foto-foto suaminya lengkap dengan lokasi yang tampak berada tidak jauh dari tempat tinggal mereka.
Wanita itu semakin yakin bahwa suaminya memang berselingkuh.
Emosi pun memuncak ketika ia melabrak pasangannya di rumah.
Situasi semakin memburuk setelah anggota keluarganya datang untuk ikut campur.
Dalam keributan tersebut, saudara laki-lakinya bahkan sempat menyerang sang suami secara fisik.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu akhirnya memanggil polisi.
Setelah kejadian tersebut, sang suami diminta meninggalkan rumah untuk sementara waktu.
"Dia sempat mengatakan bahwa tidak pernah bermain aplikasi kencan tersebut," ungkap sang istri.
"Dia mengatakan ada orang lain yang memakai identitasnya tanpa izin."
"Tetapi saya tidak mempercayainya, yang akhirnya menyebabkan kami bertengkar setiap hari."
Tidak lama kemudian, pasangan itu resmi berpisah.
Pria tersebut kemudian pindah ke Sydney untuk merawat ayahnya yang sedang sakit.
Meski hubungan rumah tangga mereka berakhir, ia masih rutin menemui ketiga anak mereka dua kali setiap bulan.
Selama lebih dari satu tahun, wanita itu berusaha menerima kenyataan dan melanjutkan hidup.
Namun, sebuah fakta mengejutkan akhirnya terungkap ketika istri tetangga mereka datang dan mengungkap rahasia yang selama ini tersembunyi.
"Istri tetangga mengaku bahwa ia telah melakukan penipuan identitas daring atau catfishing," ungkapnya.
"Ia menggunakan foto-foto mantan suami saya untuk membuat akun palsu."
"Lalu ia menjalin komunikasi dengan sejumlah wanita di internet."
Wanita itu mengatakan foto-foto mantan suaminya diperoleh dari laptop milik mereka yang pernah dipinjamkan saat masa pandemi.
Beberapa foto yang disalahgunakan bahkan bersifat pribadi.
Kasus tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk ditangani lebih lanjut.
Mengetahui kenyataan itu, sang wanita mengaku sangat terpukul.
"Saya akhirnya sadar bahwa mantan suami mengatakan yang sebenarnya. Namun saya menolak untuk mempercayainya."
Dilanda rasa bersalah, ia berusaha memperbaiki hubungan dengan mantan suaminya.
Saat keduanya akhirnya bertemu dan berbicara dari hati ke hati, sang pria memutuskan tetap melanjutkan perceraian.
"Ia menilai kerusakan yang terjadi dalam hubungan kami sudah terlalu dalam untuk diperbaiki."
"Dia juga merasa tidak nyaman terlalu sering bertemu dengan saya setelah kebenaran ini terungkap."
"Dia meminta agar hubungan kami diakhiri sepenuhnya, kecuali komunikasi yang berkaitan dengan anak-anak melalui pengacara."
Sementara itu, saudara laki-laki wanita tersebut telah menyampaikan permintaan maaf atas tindakannya di masa lalu.
Namun bagi sang wanita, penyesalan itu tidak mampu mengembalikan kebahagiaan keluarganya yang telah hancur.
Unggahan wanita tersebut pun akhirnya menjadi viral di media sosial dan menarik perhatian netizen.
Banyak netizen yang mendukung sang mantan suami dan menyalahkan wanita tersebut karena terburu-buru menceraikannya.
"Pria itu mengalami sesuatu yang tidak akan pernah kamu mengerti: Tuduhan palsu, penyerangan dari saudaramu," komentar netizen.
"Dia memilih keputusan yang tepat, yaitu tidak ada jalan kembali bagi kamu. Dia terlalu kecewa dengan tuduhan-tuduhan yang tak pernah ia lakukan," komentar netizen.
"Anda memilih untuk tidak mendengarkannya ketika dia mengatakan itu bukan dia. Jadi saya rasa dia juga berhak memiliki hidup yang bahagia tanpa anda," komentar netizen.
(cr19/tribun-medan.com)