Laporan Wartawan TribunSolo, Erlangga Bima
TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Perum BULOG Kantor Cabang Surakarta telah merespons keluhan warga Kecamatan Kismantoro penerima bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) soal minyak goreng yang berbau minyak tanah.
Pemimpin Cabang BULOG Surakarta, Nanang Harianto, mengatakan pihaknya langsung mengambil langkah usai menerima keluhan masyarakat tersebut.
"Kami langsung menerjunkan tim ke lapangan untuk menelusuri sumber permasalahan," jelasnya dalam keterangan yang diterima TribunSolo pada Jumat (19/6/2026).
Menurut Nanang, pihaknya telah berkoordinasi dengan dinas terkait, aparat desa, serta produsen untuk menarik seluruh minyak goreng yang sudah disalurkan kepada warga Penerima Bantuan Pangan (PBP).
Seluruh minyak goreng yang tidak layak itu ditarik untuk kemudian diganti dengan minyak goreng baru yang memiliki standar mutu yang sesuai.
"Kami pastikan seluruh minyak goreng yang sudah tersalur di desa tersebut langsung ditarik dan kami ganti dengan minyak goreng yang bermutu prima saat itu juga," tegasnya.
Ia memastikan pihaknya menjamin bahwa hanya bahan pangan yang aman dan bermutu yang akan diserahkan kepada masyarakat penerima bantuan.
"Permasalahan ini sudah ditangani dengan serius dan tidak mengganggu proses penyaluran bantuan pangan secara keseluruhan," ujarnya.
Baca juga: Keluhan Minyakita Berbau Minyak Tanah di Wonogiri, Dinas Koordinasi dengan Bulog
Lebih jauh, BULOG Surakarta menyampaikan terima kasih atas laporan warga soal temuan itu dan mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan kepada petugas di lapangan apabila menemukan ketidaksesuaian kualitas pada komoditas yang diterima.
Di bagian lain, hingga saat ini Bulog Kancab Surakarta telah mendistribusikan paket bantuan pangan sebanyak 96,79 persen di Solo Raya, sedangkan bantuan pangan yang sudah tersalurkan kepada PBP di Kabupaten Wonogiri mencapai 93,83 persen.
"BULOG Surakarta berkomitmen menyelesaikan pendistribusian bantuan pangan 100 persen sebelum akhir bulan ini," pungkasnya. (*)