Baru Capai Kesepakatan Damai! AS Langsung Ancam Serang Iran Lagi jika Nekat Bangun Senjata Nuklir
Arifah Nur Shufiyatin June 19, 2026 03:42 PM

– Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS), Pete Hegseth, melontarkan ancaman keras bahwa negaranya siap meluncurkan serangan militer kembali ke Iran jika pihak Teheran terbukti tidak memenuhi komitmen dalam kesepakatan damai.

 Pernyataan tegas tersebut disampaikan oleh Hegseth di Brussels, Belgia, pada Kamis (18/6/2026) seusai menghadiri pertemuan dengan para menteri pertahanan negara anggota NATO.

Hegseth menegaskan dengan sangat bahwa Iran sama sekali tidak boleh memiliki senjata nuklir, dan seluruh langkah negosiasi ataupun tindakan militer AS ke depan akan terus berpusat pada kepastian tersebut.

Ia menyebut bahwa Presiden Donald Trump telah menunjukkan kesiapan penuh untuk memulai kembali operasi militer jika situasi menuntut hal itu.

Selain ancaman serangan udara, Washington juga menyatakan kesiapannya untuk memberlakukan kembali blokade angkatan laut yang ketat jika Iran gagal membuka kembali jalur pelayaran komersial internasional di Selat Hormuz.

Hegseth menambahkan, meskipun saat ini AS bersedia mundur demi membiarkan arus perdagangan mengalir bebas setelah blokade dibuka, pengetatan pelayaran akan langsung diterapkan ulang jika terjadi pelanggaran komitmen dari pihak Teheran.

Ketegangan baru ini mencuat hanya berselang singkat setelah dokumen kesepakatan damai awal resmi ditandatangani oleh Presiden AS Donald Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada Rabu (17/6/2026).

Perjanjian tertulis berupa nota kesepahaman tersebut memuat 14 poin utama yang mencakup pembukaan Selat Hormuz, penghentian total perang di seluruh lini pertikaian, hingga pencabutan blokade ekonomi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.