TRIBUNBANTEN.COM - Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid turun langsung ke Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten untuk membersihkan sampah bersama masyarakat di Desa Tobat, Jumat (19/6/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan menjaga kebersihan lingkungan melalui program Korve Jumat Bersih.
Didampingi Kapolresta Tangerang Kombes Pol Indra Waspada, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), relawan, dan warga, Maesyal Rasyid ikut bergotong royong mengangkut sampah di sejumlah titik.
Aksi ini menjadi upaya mendorong kesadaran masyarakat agar peduli terhadap kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.
Berdasarkan pantauan yang dikutip dari TribunTangerang.com, Bupati tampak mengenakan pakaian lapangan berkelir biru dongker, lengkap dengan masker dan sarung tangan.
Orang nomor satu di Kabupaten Tangerang itu tampak bahu-membahu bersama masyarakat untuk membersihkan sampah dalam kegiatan Korve Jumat Bersih.
Kegiatan tersebut digelar sebagai bagian dari dukungan terhadap program Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang dicanangkan pemerintah pusat.
Di sela kegiatan Maesyal Rasyid menegaskan gerakan bersih-bersih tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan upaya membangun budaya peduli lingkungan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, semangat gotong royong harus terus ditumbuhkan agar persoalan sampah tidak hanya dibebankan kepada pemerintah, melainkan menjadi tanggung jawab bersama.
Bupati yang karib disapa Rudi Maesyal itu juga memberikan perhatian khusus kepada kalangan mahasiswa dan organisasi kepemudaan.
Mereka dinilai memiliki peran strategis sebagai penggerak sekaligus teladan bagi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
"Mahasiswa bisa menjadi contoh dan mengajak teman-teman lainnya untuk terlibat dalam kegiatan seperti ini. Gerakan kebersihan tidak hanya dilakukan di Balaraja, tetapi juga dapat menyebar ke kecamatan-kecamatan lainnya," ucapnya.
Baca juga: Harga Emas Antam Logam Mulia Terjun Bebas Hari Ini, Jumat 19 Juni 2026 Dijual Rp 2,6 Juta Per Gram
Kegiatan tersebut turut melibatkan petugas kebersihan, relawan, unsur TNI-Polri, serta berbagai komunitas yang bersama-sama turun langsung mengangkut dan membersihkan sampah di sejumlah titik.
Bupati pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. Dia menilai kehadiran berbagai unsur dalam satu gerakan yang sama menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat menjadi pemersatu sekaligus inspirasi bagi masyarakat luas.
Dia berharap aksi nyata yang dilakukan pada Jumat pagi ini mampu menggugah kesadaran warga untuk lebih bertanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkan setiap hari.
Lebih lanjut, Maesyal mengingatkan pentingnya membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya serta mengelola sampah organik dari rumah tangga melalui cara-cara sederhana, seperti membuat lubang kompos skala kecil.
"Bersama-sama kita wujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman untuk semua," ungkapnya.