Presiden Direktur KrediOne Silaturahmi ke Tribun Jambi, Paparkan Beda Pindar dan Pinjol Ilegal
Suci Rahayu PK June 19, 2026 05:11 PM

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI –  Direktur Utama KrediOne Kuseryansyah berkunjung ke kantor Tribun Jambi di Jalan Prof M Yamin, Kelurahan Lebak Bandung, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, Jumat (19/6) pagi.

Kuseryansyah hadir didampingi Senior Manager Corporate and Public Affairs Habriyanto Rosyidi dan Staf Corporate and Public Affairs Aulia Iqlima Putri.

Kehadiran Kuseryansyah dan jajaran disambut oleh Pemimpin Redaksi Tribun Jambi Yoso Muliawan dan Manajer Bisnis Tribun Jambi Hasnul Bakhri.

KrediOne merupakan platform pinjaman daring (pindar) yang berbasis teknologi informasi atau fintech peer to peer (P2P) lending.

KrediOne berada dalam naungan PT Inovasi Terdepan Nusantara yang memiliki izin dan mendapat pengawasan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

KrediOne termasuk satu di antara sekitar 90 perusahaan layanan pindar yang menjadi anggota Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI).

Kunjungan silaturahmi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara platform pindar dengan media dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat. 

Selain bersilaturahmi, Kuseryansyah dan jajaran juga mengikuti sesi podcast Mojok Tribun Jambi yang dibawakan langsung oleh Pemimpin Redaksi Tribun Jambi Yoso Muliawan.

Podcast Mojok tersebut membahas perkembangan industri pindar hingga pentingnya edukasi dan literasi keuangan di era digital.

Baca juga: Viral Siswi SMP Berkelahi di Jambi, Disdik Minta Sekolah Beri Sanksi Edukatif

Baca juga: Jokowi Beri Respons setelah Roy Suryo dan Dokter Tifa Diamankan, Ijazah Asli Siap Dihadirkan

Dalam Podcast Mojok yang berlangsung di Studio Tribun Jambi itu, satu di antara beberapa hal yang dibahas adalah perbedaan antara pindar dengan pinjol ilegal.

Kuseryansyah menjelaskan bahwa istilah pindar diperkenalkan untuk membedakan antara layanan pinjol yang legal dengan pinjol yang ilegal.

"Marak sekali pinjol yang ilegal, tidak memiliki izin dari OJK, tidak punya kantor, pola penagihannya tidak manusiawi. Kami ingin mendisasosiasi itu dengan istilah pindar atau pinjaman daring untuk membedakan dengan pinjol-pinjol ilegal," kata Kuseryansyah.

Diskusi berlangsung hangat dan interaktif. Berbagai masalah yang sering dihadapi masyarakat terkait akses pindar, perlindungan konsumen, hingga tantangan literasi keuangan juga menjadi bagian dari pembahasan.

Menariknya, kunjungan tersebut juga menjadi ajang nostalgia bagi Kuseryansyah yang memiliki kedekatan dengan Provinsi Jambi. 

Kuseryansyah pernah menghabiskan masa kecil hingga menyelesaikan pendidikan SMA di Kota Jambi.

Sebagai bentuk apresiasi atas kesempatan kunjungan silaturahmi, KrediOne menyerahkan plakat kenang-kenangan kepada Tribun Jambi. 

Penyerahan plakat dilakukan oleh Presiden Direktur KrediOne Kuseryansyah kepada Pemimpin Redaksi Tribun Jambi Yoso Muliawan.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama yang menjadi simbol terjalinnya relasi baik antara KrediOne dan Tribun Jambi. 

Melalui silaturahmi ini, kedua pihak berharap dapat terus bersinergi dalam mendukung peningkatan literasi keuangan masyarakat, khususnya di Provinsi Jambi. (*)

 

Simak informasi lainnya di media sosial Facebook, Instagram, Thread dan X Tribun Jambi

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.