TRIBUN-MEDAN.com,LUBUKPAKAM- Pascavideo wawancara dirinya dengan awak media viral di media sosial terkait jalan rusak dan masyarakat harus bayar pajak, Bupati Deli Serdang dr Asri Ludin Tambunan berangkat ke Kuala Lumpur, Malaysia.
Di sana dirinya mendampingi sang anak untuk check up. Semua urusan pekerjaan sementara diwakilkan oleh Wakilnya Lom Lom Suwondo.
Informasi yang dihimpun Bupati Aci yang juga seorang dokter spesialis penyakit dalam ini hadir di kantor Bupati, Rabu (17/6/2026).
Saat itu dirinya sempat memimpin rapat persiapan Hut (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia) dan Hut Deli Serdang dengan para Kepala OPD.
Setelah itu dirinya pun tidak ada lagi masuk kantor dan untuk kegiatan pelantikan pejabat dilakukan oleh Lom Lom.
Terkait kepergian Bupati ke Luar Negeri ini, Kabag Protokoler Deli Serdang, Deny Ginting yang dikonfirmasi sempat berbelit-belit.
Awalnya ia menjawab kalau Bupati sedang berada di luar kota. Kemudian ketika di singgung ke Malaysia dirinya pun sempat membenarkan.
"Iya (ke Malaysia), ada acara di sana. Tapi nanti aku lihat lagilah diundangan apa nama acaranya, ada itu," kata Denny.
Deny yang kemudian menelepon balik Tribun Medan dan kemudian meralat omongannya diawal. "Ada di luar kota, acara Kemenkes bapak," kata Denny.
Pernyataan Deny ini berbanding terbalik dengan pernyataan Kabag Tata Pemerintahan, Adi Winarto.
Saat dikonfirmasi Adi Winarto mengakui kalau Bupati Aci berada di Kuala Lumpur.
Adi bilang Bupati berangkat pada tanggal 17 dan akan balik kembali tanggal 20 atau 21 Juni malam.
"Sudah diizinin (Gubernur). Kalau Pak Bupati mana mau (berangkat) kalau nggak ada. Jauh-jauh hari pun sudah kami siapkan. Pak Bupati selalu mengikuti prosedur," kata Adi.
Sampai saat ini video Bupati yang akrab disapa Aci ini masih terus beredar di media sosial. Karena pernyataannya bukan pakai daun untuk memperbaiki jalan dan masyarakat harus bayar pajak dulu baru diperbaiki membuat kontroversi.
Sebelumny pemkab Deli Serdang yang dipintai komentarnya atas respon viral video Bupati ini menilai apa yang disampaikan dalam video adalah bagian dari edukasi agar masyarakat bisa membayar pajak.
Pemkab bilang membayar pajak adalah hal yang menjadi kewajiban.
"Yang salah dari pernyataan itu apa?. Pak Bupati itukan mengudakasi masyarakatnya untuk bayar pajak. Menurut Pemkab itu nggak ada yang salah. Itukan dia memberikan edukasi ini untuk membayar pajak. Lantas masyarakat gak berterima dengan itu kita mau bilang apa?," ujar Kadis Kominfostan Deli Serdang, Sandra Dewi Situmorang
Mantan Camat Pancur Batu ini berharap masyarakat lebih bijak gunakan media sosial.
Masyarakat juga dipinta untuk terbuka jangan hanya melihat steadmen Bupati yang itu viral itu saja.
Disebut selama ini sudah banyak yang dibuat oleh Pemkab mulai dari membayar BPJS Kesehatan masyarakat miskin, mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan, membangun rumah tidak layak huni jadi layak huni hingga lain-lain.
"Harusnya masyarakat menilai juga apa saja yang sudah dilakukan Pemkab Deli Serdang. Pembangunan kan bukan hanya persoalan jalan saja. Bahwa pajak itu bukan semata mata untuk jalan saja banyak lagi faktor lain," bilang Sandra.
Diakui untuk membalas video viral ini pihak Kominfostan saat ini juga sedang mempersiapkan bahan dan akan ditunjukkan kemasyarakat apa-apa saja yang selama ini sudah dilakukan Pemkab.
Selain itu juga akan ditunjukkan rencana kedepan akan seperti apa.
(dra/tribun-medan.com)