Konspirasi Timnas Portugal, Adik Cristiano Ronaldo Ngamuk: Kalian Ingin Menyingkirkan Kakakku!
Eko Isdiyanto June 20, 2026 01:33 AM

RONALDO SCHEMIDT/AFP
Cristiano Ronaldo gagal tampil apik bagi Timnas Portugal saat jumpa Timnas Demokratik Rakyat Kongo pada partai perdana Grup K Piala Dunia 2026.

SUPERBALL.ID - Adik Cristiano Ronaldo, Katia Aveiro mengamuk dan menuduh adanya konspirasi pemain Timnas Portugal untuk menyingkirkan sang kakak. 

Hasil imbang Timnas Portugal melawan RD Kongo di matchday pertama fase Grup K Piala Dunia 2026 memicu 'Perang Saudara'. 

Sorotan utama tertuju pada sosok Cristiano Ronaldo yang saat ini dianggap sama dengan pemain lainnya di skuad Selecao das Quinas. 

Anggapan itu disampaikan Joao Neves, pencetak gol ke gawang RD Kongo, alhasil pernyataannya pun menuai kontroversi. 

"Kita tahu apa yang telah Cristiano lakukan untuk kita, untuk tim nasional kita, dan untuk dunia sepak bola," kata Neves.

"Namun saat ini, dia dan kita tahu bahwa dia tidak berbeda. Dia hanyalah pemain lain di sini untuk membantu."

Selain itu banyak pihak yang menyudutkan Ronaldo, mengkritiknya dan memintanya untuk tidak egois sebagai pemain senior Poetugal. 

Seperti eks penyerang Timnas Prancis, Thierry Henry dan eks striker Timnas Inggris, Chris Sutton yang menyoroti keegoisan Ronaldo. 

Situasi ini membuat Katia Aveiro lantang bersuara, ia menuduh adanya konspirasi di tubuh Timnas Portugal, di mana para pemain ingin menyingkirkan Ronaldo. 

Hal ini disuarakan Katia lewat sebuah tulisan yang diunggah pada akun Instagram pribadi, ia menyebut para pemain Portugal selain kakaknya lupa cara bermain. 

"Secara ajaib, mereka lupa cara mengoper bola, merebut bola kembali dan melancarkan serangan balik," tulisnya. 

"Permainan menjadi tentang mengoper bola ke belakang di lini tengah Piala Dunia yang aneh. Sangat aneh."

Beberapa pemain Portugal, termasuk Bruno Fernandes, Vitinha, Joao Neves, dan Pedro Neto, menjadi sasaran kemarahan setelah hasil imbang tersebut

Beberapa penggemar bahkan menuduh mereka gagal memberikan umpan yang memadai kepada Ronaldo sebagai target lini serang. 

Sementara itu, Vitor Pinto seorang jurnalis terkemuka Portugal dengan tegas menepis klaim Katia perihal boikot terhadap sang kakak 

Meski Pinto mengakui bahwa komunikasi antarpemain Timnas Portugal saat pertandingan melawan Kongo sangat buruk. 

"Saya tidak percaya ada boikot terhadap Cristiano Ronaldo," kata Vitor Pinto. 

"Namun, memang benar bahwa Portugal tidak berkomunikasi secara efektif dengan penyerang tengah mereka," imbuhnya. 

Meski begitu, Ronaldo mendapat pembelaan dari pelatih Timnas Portugal, Roberto Martinez yang pasang badan untuknya. 

Menurut Martinez, jika sebuah tim menginginkan gol dalam suatu pertandingan, maka ia butuh Ronaldo ada di dalam timnya. 

"Ketika Anda membutuhkan gol, Anda membutuhkan pemain seperti Cristiano Ronaldo di lapangan," kata Roberto Martinez. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.