TRIBUNSTYLE.COM - Aksi live penjualan yang dilakukan Sarwendah bersama kekasihnya, Giorgio Antonio di rumah kembali menarik perhatian publik.
Dalam tayangan tersebut, putri sulung Sarwendah dan Ruben Onsu tampak berada di sekitar lokasi saat kegiatan live berlangsung.
Video itu rupanya sampai ke perhatian Ruben Onsu. Presenter tersebut mengaku baru mengetahui keberadaan tayangan tersebut dan memberikan tanggapan melalui media sosialnya.
Tak hanya menyoroti keterlibatan sang putri dalam siaran langsung penjualan, Ruben juga menyinggung interaksi antara Sarwendah dan Giorgio yang menurutnya terdengar seperti percakapan pasangan suami istri.
Melalui akun Instagram pribadinya, @ruben_onsu, Ruben mengawali komentarnya dengan menyoroti momen yang terekam dalam video tersebut.
"wuwwww cici sampe izin dulu ? Lalu adanya percakapan layak nya berumah tangga !!," ujar Ruben Onsu, dikutip Tribunnews, Jumat (19/6/2026).
Dalam unggahan yang sama, Ruben menegaskan bahwa fokus utamanya adalah melindungi putrinya.
Baca juga: Ruben Onsu Bayar Les Anak Rp22 Juta, Owner Ariani Ballet Solo Sebut Tiap Kota Punya Standar Berbeda
Ia mengaku melihat perubahan pada diri Thalia yang menurutnya berbeda dari sosok anak yang selama ini ia kenal.
"Saya disini hanya menyelamatkan anak saya, Thalia masih ada ayah nya, disini terlihat Thalia sudah beda, saya sangat mengenal anak saya, Ini bukan dia, ini hasil dari Para penghasut yg sadis," tulisnya.
Selain itu, ayah tiga anak tersebut mengaku merasa terkejut setelah mengetahui putrinya ikut terlibat dalam aktivitas live jualan yang berlangsung di rumah tersebut.
"Saya baru melihat video ini, ternyata sudah terlalu jauh mereka melibatkan anak saya dlm pekerjaan mereka !!" ungkap Ruben.
Menurut Ruben, orang dewasa di sekitar anak seharusnya dapat memberikan batasan dan tidak membiarkan anak berada di dalam siaran langsung.
"Jangan bilang dan gunakan kalimat 'Anaknya yg mau'. Yg dewasalah harusnya mengingatkan dan segera di bawa keluar dari kamera, kalau melihat tayangan ini berarti memang anak saya ada dlm live jualan," tegasnya.
Ruben bahkan mempertanyakan produk yang dijual dan platform yang digunakan untuk siaran langsung tersebut.
"APA NAMA MIE nya INI ?? Ini Live di aplikasi apa ya, kok membolehkan anak dibawah umur ada ??" tulisnya.
Meski menyampaikan keberatannya secara terbuka, Ruben menegaskan dirinya tidak sedang mencari pembenaran.
"Maaf disini saya tidak mencari pembenaran, disini saya hanya sebagai orang tuanya yg punya hak untuk menyelamatkan anak saya," katanya.
Ia juga meminta agar anaknya tidak lagi dilibatkan dalam aktivitas Sarwendah dan Giorgio.
Ruben mengaku mendoakan kebahagiaan mantan istrinya, tetapi berharap urusan mengenai anak tetap menjadi tanggung jawab kedua orang tuanya.
"Juga sbg bukti untuk tidak jadi para pengikut pasangan sweet ini, saya doakan bahagia trs, tp permintaan saya jng libatkan anak saya, ayo berdiri dikaki sendiri dan Urusan kami telah usai tapi urusan anak kami ttp orangtua nya," lanjut Ruben.
Di akhir pernyataannya, Ruben meminta publik tidak lagi membahas masa lalu dan menegaskan akan terus memperjuangkan hal-hal yang menyangkut anaknya.
"Jd jng sibuk membahas masa lalu, Nanti akan semakin banyak orang yg membuka masa lalu idola kalian dan itu gak penting buat saya krn udh bukan urusan saya, pfocus ttg waktu anak dan membelikan pikiran anak saya, saya akan trs kejar sampai kapanpun jika itu ttg anak. Semoga segala usaha saya Allah mudahkan," pungkasnya.
Sebelumnya, Ruben melalui unggahannya di Instagram juga menyindir aksi Giorgio itu.
Bermula ketika Giorgio mengunggah video endorsement produk kopi yang dibuat di sebuah rumah yang ternyata merupakan milik Ruben Onsu dan kini ditempati oleh Sarwendah.
Menanggapi video tersebut, duda tiga anak ini mengunggah ulang konten itu di media sosialnya.
Ia kemudian menyampaikan sindiran singkat melalui unggahannya.
Dengan nada menyentil, Ruben mengaitkan aktivitas menikmati kopi dengan rumah yang disebutnya masih menjadi miliknya.
"Di rumah emang paling enak kita ngopi dulu yuk," ujar Ruben Onsu, dikutip Tribunnews Senin (15/6/2026).
Namun sindiran itu justru memancing emosi dari para fans yang mengidolakan pasangan Sarwendah dan Giorgio, atau yang sering dijuluki Sargio.
Ruben dinilai iri dengan kekasih mantan istrinya itu, hingga disebut laki-laki bermulut lemes atau suka bergosip.
"Katanya Si R (Ruben) rajin berdoa tapi kok iri hati, dengkinya nggak habis-habis. Selalu menggiring opini publik. Apa nggak capek ya.
Emang ada ya laki-laki mulutnya lemes, setahuku yang biasanya mulut lemes kan perempuan," tulis seorang warganet.
Mengetahui komentar itu, pria 42 tahun ini, membantah dirinya iri pada sosok Gio, sapaan akrab Giorgio Antonio.
Tujuannya membuat postingan sindiran itu, Ruben hanya ingin mengingatkan soal kepemilikan rumah tersebut.
"Saya upload hanya mengingatkan aja krn suka pada amnesia dan udh kebablasan main rumah2an nya ah," tulis Ruben dalam keterangan postingan di Instagram pribadinya @ruben_onsu, dikutip Rabu (17/6/2026).
Pun dirinya tidak masalah disebut bermulut lemes.
Alih-alih marah, Ruben malah balik menyindir Gio dinilai turut menikmati hasil kerja kerasnya selama ini.
"Jd yg menggiring opini selama saya diam siapa ? masih lupa jg ??
jadi saya ttp bangga dgn diri saya walau kalian bilang lemes/ kayak perempuan/ ngondek/ atau apa ajadeh terserah idola nya yg terpenting ikut nikmatin kan keringat saya?" tulisnya lagi.
Di akhir, Ruben mengingatkan Gio untuk bisa belajar soal adab.
"Jadi idola nya disuruh belajar lagi ttg adab, paham gak sampe sini? minimal tau rasanya batas sabar seseorang juga, Jangan lupa minum air putih yg banyak biar sehat hati dan pikiran, biar anak saya gak capek nginjek2 badan idolanya ya," tutupnya.
Sebelumnya masalah bermula dari Ruben melayangkan protesnya lantaran dipersulit bertemu anak.
Imbasnya Ruben memutuskan berhenti memberikan nafkah bulanan Rp225 juta ke Sarwendah.
Masalah semakin melabar usai Sarwendah mengungkit masalah nafkah dan menilai Ruben lari dari tanggung jawabnya.
Padahal aksi Ruben tersebut sebagai bentuk protesnya dipersulit bertemu anak.
Berdasarkan kesepakatan setelah cerai, Ruben diperbolehkan bertemu anak-anaknya tiga hari dalam seminggu.
(Tribunnews.com, Rinanda)