TRIBUNNEWSMAKER.COM - Kisah pilu dialami seorang wanita asal Bandung, Jawa Barat, berinisial YTR (29), yang diduga menjadi korban penyekapan dan penganiayaan oleh kekasihnya sendiri selama bertahun-tahun.
Peristiwa ini menyita perhatian publik setelah kondisi korban terungkap dan membuat keluarga serta kerabatnya terpukul.
YTR diketahui menjalin hubungan asmara dengan pria berinisial TH (30) sejak tahun 2023.
Namun, sejak awal hubungan tersebut, korban diduga mulai mengalami berbagai bentuk kekerasan yang berlangsung secara berulang.
Selama ini YTR bekerja di Jakarta dan tinggal terpisah dari keluarganya yang berada di kawasan Rancaekek, Kabupaten Bandung.
Jarak yang memisahkan korban dengan keluarga membuat kondisi yang dialaminya tidak diketahui dalam waktu yang cukup lama.
Pihak keluarga mengaku tidak menyangka bahwa YTR ternyata hidup dalam situasi yang sangat memprihatinkan selama beberapa tahun terakhir.
Fakta mengejutkan itu baru terungkap pada 13 Juni 2026 ketika keluarga mendapatkan informasi bahwa YTR sedang menjalani perawatan di rumah sakit.
Saat melihat langsung kondisi korban, keluarga mengaku sangat terpukul dan tidak kuasa menahan kesedihan.
Baca juga: Sosok Pria yang Tega Sekap Kekasih Selama 3 Tahun Tanpa Ampun di Bandung, Korban Alami Luka Berat
Adik korban, Syahrul Ulum, menjadi salah satu pihak yang pertama kali menyaksikan perubahan drastis pada kondisi sang kakak.
Pemuda berusia 26 tahun itu mengaku syok karena sosok kakaknya yang selama ini dikenal ceria dan berparas cantik tampak sangat berbeda dari sebelumnya.
Menurut keluarga, kondisi fisik YTR terlihat memprihatinkan dan menunjukkan tanda-tanda penderitaan yang telah berlangsung cukup lama.
Kasus ini pun memunculkan keprihatinan luas dari masyarakat yang berharap korban mendapatkan perlindungan serta pendampingan yang layak.
Sementara itu, pihak keluarga mendesak agar seluruh fakta di balik dugaan penyek
Syahrul menjelaskan bahwa mata YTR kini buta.
Ia juga terkejut melihat bekas luka di tubuh sang kakak yang begitu banyak.
"Muka udah hancur, kedua mata yang mata sebelah kanan udah infeksi, yang sebelah kiri udah mengecil. Mulut ininya udah enggak ada. Terus kaki sebelah sini bekas bacokan," pungkas Syahrul Ulum dilansir dari video viral yang beredar di media sosial.
Selain wajah, YTR juga mengalami kondisi miris di bagian kepala.
Baca juga: Sosok Pria Tega Sekap Pacar Selama 3 Tahun di Bandung, Korban Dianiaya Sampai Buta, Kondisi Kritis
Kata Syahrul, kepala kakaknya semula penuh nanah.
Namun kini setelah menjalani perawatan di rumah sakit, kondisi YTR berangsur membaik.
"Alhamdulillah udah menjalani operasi bagian kepala, udah dibersihin kepalanya. Kan asalnya bagian kepalanya banyak nanah. Sekarang juga muka udah agak bersih, udah dibersihin, jadi udah kelihatan bagian wajah-wajah," ujar Syahrul dengan suara bergetar.
Lebih lanjut, Syahrul mengurai dugaan soal penyebab tubuh sang kakak penuh luka.
Diungkap Syahrul, YTR diduga sering dipukuli menggunakan benda-benda dan tangan kosong.
Selain itu, Syahrul juga melihat ada banyak bekas sundutan rokok di tangan kakaknya.
"Kayaknya dibacok ini (bibirnya). Terus kepala dipukuli suka sama helm. Wajah juga (dipukuli) enggak tahu pakai apa, pakai tangan kosong juga. Kaki itu bekas bacokan. Di sini juga kan (tangan) banyak bekas rokok," imbuh Syahrul.
Tak hanya itu, wajah YTR juga dipenuhi luka sayatan.
Terkait dengan sosok pelaku, Syahrul kenal persis.
Kabarnya pelaku sempat mengantar korban ke rumah sakit sebelum akhirnya melarikan diri.
"Di sini (dahi) banyak bekas sayatan. Kemarin hari Rabu langsung ke sana, kaget aja, setahu keluarga kan tahunya teteh kerja di Jakarta. Pelakunya bertiga, semuanya (ke rumah sakit), cuma si pelakunya enggak ikut ke belakang," ujar Syahrul.
Diungkap Syahrul, ia dan keluarga ditipu oleh TH.
Ternyata secara keji TH menyiksa YTR hingga tak bisa berbuat apa-apa.
"Jadi kita selama tiga tahun dikelabui sama si pelaku. Jadi si teteh selama tiga tahun menghilang itu enggak boleh pegang hp, kakak juga kayaknya udah buta enggak bisa lihat. Ininya juga (bibir hilang) luka lama itu bukan luka baru," akui Syahrul.
Hingga kini pelaku yakni TH masih buron.
Diungkap polisi, TH berhasil terus-terusan kabur dari kejaran penyidik.
"Kami sudah beberapa hari ini mengejar tersangka yang memang dari beberapa hasil pemetaan, dia suka berpindah-pindah dan hampir beberapa waktu lalu bisa kami gerebek tapi pelaku mampu kabur," pungkas Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Hendra Rochmawan.
(Tribunnewsmaker.com/ TribunnewsBogor/ Khairunnisa)