BANGKAPOS.COM - Pertandingan panas lainnya di Grup F Piala Dunia 2026 akan mempertemukan dua tim besar Eropa, Belanda, melawan raksasa Skandinavia yang kembali ke panggung dunia, Swedia.
Duel sengit ini akan diselenggarakan di Stadion NRG, Houston, Texas, Amerika Serikat pada Minggu, 21 Juni 2026 pukul 00.00 WIB (tengah malam).
Berikut adalah analisis mendalam mengenai head-to-head, perkiraan susunan pemain, serta prediksi skor pertandingan.
Baca juga: Jepang Vs Tunisia, Prediksi Skor, Susunan Pemain dan H2H di Piala Dunia 2026
Belanda dan Swedia memiliki sejarah pertemuan yang sangat panjang dan kompetitif di kancah sepak bola Eropa, baik di ajang Euro maupun Kualifikasi Piala Dunia. Bentrokan kedua tim selalu menyajikan intensitas taktis tinggi dan produktivitas gol yang menarik.
Rekor 5 Pertemuan Terakhir:
11/10/2017: Belanda 2 – 0 Swedia (Kualifikasi Piala Dunia)
07/09/2016: Swedia 1 – 1 Belanda (Kualifikasi Piala Dunia)
12/10/2011: Swedia 3 – 2 Belanda (Kualifikasi Euro)
13/10/2010: Belanda 4 – 1 Swedia (Kualifikasi Euro)
20/11/2008: Belanda 3 – 1 Swedia (Persahabatan)
Meskipun Oranje sedikit lebih unggul dalam beberapa pertemuan terakhir, Swedia selalu memiliki kolektivitas tim yang mampu merepotkan pertahanan rapat Belanda.
Pelatih Belanda, Ronald Koeman, diprediksi akan menurunkan skema andalannya dengan mengandalkan transisi cepat dari lini belakang ke lini depan. Sementara pelatih Swedia, Jon Dahl Tomasson, akan menerapkan gaya bermain yang lebih menyerang dan modern bertumpu pada ketajaman strikernya.
Belanda (4-3-3)
Kiper: Bart Verbruggen
Bek: Denzel Dumfries, Virgil van Dijk, Nathan Aké, Jeremie Frimpong
Gelandang: Jerdy Schouten, Tijjani Reijnders, Xavi Simons
Penyerang: Donyell Malen, Cody Gakpo, Memphis Depay
Pelatih: Ronald Koeman
Swedia (4-2-3-1)
Kiper: Robin Olsen
Bek: Emil Holm, Isak Hien, Victor Lindelöf, Ludwig Augustinsson
Gelandang Bertahan: Anton Salétros, Jens Cajuste
Gelandang Serang: Dejan Kulusevski, Alexander Isak, Emil Forsberg
Penyerang: Viktor Gyökeres
Pelatih: Jon Dahl Tomasson
Belanda memasuki pertandingan ini dengan keunggulan kreativitas dan kedalaman skuad. Lini tengah mereka yang dinamis di bawah komando Tijjani Reijnders dan Xavi Simons akan menjadi kunci utama untuk mematikan aliran bola Swedia sekaligus menyuplai umpan-umpan matang ke arah Cody Gakpo. Kokohnya benteng pertahanan yang digalang kapten Virgil van Dijk juga menjadi modal besar Oranje.
Namun, Swedia di bawah asuhan Jon Dahl Tomasson menjelma menjadi tim yang sangat agresif. Lini depan mereka adalah salah satu yang paling menakutkan di Eropa saat ini berkat ketajaman Viktor Gyökeres yang ditopang oleh pergerakan cerdas Alexander Isak dan kreativitas Dejan Kulusevski.
Jika duet bek tengah Belanda kehilangan fokus dalam mengawal pergerakan tanpa bola Gyökeres, lini belakang Oranje bisa berada dalam bahaya besar.
Poin Kunci Pertandingan:
Redam Lini Serang Skandinavia: Tugas berat berada di pundak Virgil van Dijk untuk memenangi duel fisik dengan Viktor Gyökeres yang sedang dalam performa puncaknya.
Eksploitasi Sisi Sayap: Kecepatan bek sayap Belanda seperti Denzel Dumfries dan Jeremie Frimpong bisa menjadi senjata mematikan untuk membongkar pertahanan area flank Swedia.
Pertandingan diprediksi akan berjalan sangat terbuka dengan intensitas jual-beli serangan yang tinggi dari kedua kubu. Kematangan taktis dan pengalaman turnamen besar tampaknya akan membuat Belanda unggul tipis.
Prediksi Skor Akhir: Belanda 2 – 1 Swedia
Tembok kokoh Belanda yang dipimpin Virgil Van Dijk, diprediksi akan bekerja keras saat melawan gempuran tim sepak bola Swedia dalam lanjutan laga kedua Piala Dunia 2026.
Hasil imbang saat melawan raksasa Asia yakni Jepang di laga perdana, tentunya menjadi perhatian khusus bagi tim Oranje dalam kiprahnya di grup F.
Terlebih dalam laga kedua yang akan digelar pada Minggu (21/6/2026) pukul 00.00 wib, akan mempertemukannya dengan tim Swedia yang kini berada di puncak klasemen.
Kemenangan telak yang diraih Swedia 5-1 dari Tunisia, menjadi alarm serius bagi Belanda yang mengharuskannya tampil dengan performa terbaiknya.
Dengan kondisi tersebut melalui podcast Bangka Pos Selebrasi Lokal, mengundang pelatih sekaligus pemain PS. Pemkot yakni Eriyanto untuk membahas laga sengit Belanda melawan Swedia.
"Dengan kondisi mereka bisa ditahan Jepang 2-2, agak sedikit menurunkan mental pada awal turnamen dan mengubah peta kekuatan yang ada di Grup F ini. Sementara itu, Swedia merupakan tim yang punya kekuatan mental dan kekuatan fisik yang bisa menjadi sandungan juga bagi Belanda," ujar Eryanto.
Untuk skuad Belanda diisi oleh pemain-pemain top eropa diantaranya Virgil Van Dijk (Fc Liverpool), Tijjani Reinjders (Manchester City), hingga Frankie De Jong (FC Barcelona).
Namun nama-nama besar tersebut diungkapkan Eryanto mengalami inkonsistensi, pada saat melawan Jepang yang memiliki determinasi permainan yang cepat.
"Walaupun sempat unggul dua kali, akhirnya mereka juga dua kali disamakan kedudukannya. Kebalikannya, Swedia punya kemampuan individu pemain-pemain yang tidak bisa dianggap remeh. Selain Belanda yang pemainnya hampir rata-rata bermain di Liga Inggris, Swedia juga hampir semua pemainnya bermain di Britania Raya, terutama di Inggris," bebernya.
Untuk pemain Swedia, dua nama penyerangnya menjadi sorotan dunia usai bermain apik saat laga melawan Tunisia.
Striker andalan FC Liverpool Alexander Isak dan Viktor Gyokers milik Arsenal, sukses saling bekerjasama dengan mencetak masing-masing satu gol.
Eryanto mengatakan pemain-pemain Swedia memiliki karakter kuat, kecepatan, dan kemampuan individu yang bagus, ditambah performa klub mereka juga sedang meningkat
"Ada Alexander Isak dan Viktor Claesson, yang akan merepotkan lini pertahanan Belanda. Ronald Koeman harus memikirkan lini belakang Belanda, terutama pada awal dan akhir pertandingan. Periode akhir babak pertama hingga babak kedua menjadi salah satu masalah bagi timnas Belanda," jelasnya.
Namun meskipun akan menghadapi duet penyerang yang agresif, Eryanto tetap optimis Belanda akan meraih tiga poin perdananya dalam pertandingan tersebut.
"Saya prediksi 2-1 untuk Belanda, jadi pertandingan ketiga ini akan sangat menentukan. Saya rasa prediksi 2-1 bukan sekadar karena faktor tertentu atau keberpihakan, ukan karena Indonesia atau hal lainnya. Tetapi karena kedalaman skuad dan kualitas permainan Belanda, yang saya rasa masih lebih unggul," ungkapnya.
(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy/Evan Saputra)