TRIBUN BATAM.id, TANJUNGPINANG - PT Indomarco Prismatama buka gerai Indomaret perdana di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), Jumat, (19/6/2026).
Lokasinya sangat strategis terletak di Jalan Tanjungpinang- Tanjunguban Km 10, tepat di samping SPBU Km 10.
Hadirnya Indomaret ini, menjadi awal dari langkah besar yang direncanakan.
Indomaret akan menyebar di empat titik strategis sepanjang bulan Juni.
Branch Manajer Indomaret Batam, Afrial Dio Permana, mengatakan, pembukaan bertahap sudah disusun rapi.
Setelah gerai hari ini, menyusul tanggal 20 Juni 2026 di Jl. Raja Haji Fisabilillah Km 8, lalu 26 Juni di Jl. Soekarno‑Hatta, dan terakhir 30 Juni di kawasan Jl. Gatot Subroto.
Semuanya buka mulai pukul 07.00 pagi hingga pukul 22.00 WIB, selama buka ada dua sistem shift agar pelayanan tetap lancar.
“Kami tidak sekadar membuka toko. Kehadiran kami di sini bentuk komitmen ikut menggerakkan roda ekonomi warga,” ujar pria yang akrab di sapa Dio itu.
Hal yang paling terasa adalah keterlibatan langsung warga setempat.
Di gerai pertama ini saja sudah bekerja sembilan anak muda asal Tanjungpinang yang dilatih dan ditugaskan melayani pembeli.
Tak hanya itu, ada sekitar 22 jenis produk buatan pelaku usaha mikro setempat yang kini menempati rak khusus.
Baca juga: Melenggang ke Panggung Dunia, halocoko Jadi Official Ice Cream Piala Dunia FIFA 2026
Mulai dari makanan ringan, kue tradisional, hingga olahan laut yang dikemas rapi.
Produk‑produk itu bahkan sudah tidak hanya dijual di sini, tapi juga dikirim ke gerai Indomaret di Batam dan Bintan.
Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, menyambut antusiasme tersebut.
Baginya, ritel modern yang masuk harus membawa dampak nyata, bukan sekadar bangunan baru.
“Yang paling kami tekankan: tenaga kerja utama dari anak tempatan, dan produk lokal harus dapat tempat yang layak. Kalau kualitasnya bagus, pintu jaringan kami terbuka lebar sampai ke luar daerah bahkan nasional,” ungkap Lis.
Lis mengaku, saat ini sekitar 9 tenaga kerja lokal telah direkrut untuk mengoperasikan gerai pertama tersebut.
Selain itu, produk-produk UMKM Tanjungpinang yang memiliki kualitas baik berpeluang dipasarkan lebih luas melalui jaringan Indomaret di Batam, Bintan, bahkan secara nasional.
”Hadirnya retail nasional ini, manfaatnya harus dirasakan daerah, tidak menutup kemungkinan produk UMKM yang dipasarkan secara nasional, lewat gerai Indomaret," kata Lis. (TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng).