Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Jiafni Rismawarni
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Fatmawati Soekarno Bengkulu menyampaikan peringatan dini cuaca untuk wilayah Provinsi Bengkulu pada periode 20 hingga 22 Juni 2026.
Berdasarkan data BMKG, potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah Bengkulu selama tiga hari tersebut.
Delapan Wilayah Masuk Peringatan Dini Hujan
Pada Sabtu (20/6/2026), wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat meliputi Kabupaten Mukomuko, Lebong, Bengkulu Utara, Rejang Lebong, Kepahiang, Bengkulu Tengah, Kota Bengkulu, Seluma, dan Bengkulu Selatan.
Kemudian, pada Minggu (21/6/2026), potensi hujan sedang hingga lebat diperkirakan terjadi di Kabupaten Mukomuko, Lebong, Bengkulu Utara, dan Rejang Lebong.
Sementara pada Senin (22/6/2026), BMKG memprediksi hujan sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Kabupaten Rejang Lebong.
Untuk kategori siaga atau potensi hujan lebat hingga sangat lebat, BMKG menyatakan nihil di seluruh wilayah Bengkulu selama periode 20 hingga 22 Juni 2026.
Begitu pula pada kategori awas atau potensi hujan sangat lebat hingga ekstrem yang juga dinyatakan nihil.
Angin Kencang Berpotensi Terjadi di Hampir Seluruh Bengkulu
Selain hujan, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini angin kencang yang berpotensi terjadi pada 20 hingga 22 Juni 2026.
Wilayah yang berpotensi terdampak angin kencang meliputi Kabupaten Mukomuko, Bengkulu Utara, Pulau Enggano, Lebong, Rejang Lebong, Kepahiang, Bengkulu Tengah, Kota Bengkulu, Seluma, Bengkulu Selatan, dan Kaur.
Pantauan TribunBengkulu.com pada Jumat (19/6/2026), cuaca di Kota Bengkulu sejak pagi hingga siang hari didominasi kondisi cerah berawan.
Namun, hembusan angin terasa cukup kencang di sejumlah kawasan pesisir.
Masyarakat diminta mewaspadai kemungkinan terjadinya pohon tumbang, gelombang tinggi di perairan, serta berkurangnya jarak pandang saat hujan turun dengan intensitas sedang hingga lebat.
BMKG mengimbau warga untuk terus memantau perkembangan cuaca melalui website resmi BMKG maupun aplikasi InfoBMKG guna mengantisipasi potensi cuaca buruk secara dini.