Satu-satunya Event UCI di Indonesia, Banyuwangi BMX Supercross Diikuti 294 Pembalap dari 4 Negara
Haorrahman June 20, 2026 11:39 AM

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Banyuwangi - Banyuwangi kembali menggelar ajang balap sepeda internasional melalui Banyuwangi BMX Supercross, 27-28 Juni 2026. Kejuaraan ini menjadi satu-satunya kompetisi BMX di Indonesia yang masuk dalam kalender resmi Union Cycliste Internationale (UCI) atau Federasi Balap Sepeda Dunia.

Sebanyak 294 pembalap dari empat negara, yakni Indonesia, Singapura, Thailand, dan Filipina, dipastikan ambil bagian dalam kompetisi yang digelar di Sirkuit BMX Muncar, Banyuwangi.

Sirkuit Muncar dikenal sebagai salah satu lintasan BMX terpanjang di dunia dengan panjang mencapai 465 meter. Trek tersebut dilengkapi berbagai rintangan, termasuk empat obstacle height jump serta dua start gate dengan ketinggian masing-masing 5 meter dan 8 meter.

Baca juga: Satu-satunya Berstandar Olimpiade di ASEAN, Sirkuit BMX Muncar jadi Pemusatan Latihan Pembalap Dunia

Sport Tourism

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan penyelenggaraan Banyuwangi BMX Supercross merupakan bagian dari strategi daerah dalam mengembangkan sektor sport tourism sekaligus meningkatkan kualitas atlet balap sepeda Indonesia.

"Alhamdulillah BMX Supercross kembali kami gelar. Ini adalah komitmen kami selain mengembangkan sport tourism, juga mendorong peningkatan kompetensi atlet BMX di tanah air," kata Ipuk, Jumat (19/6/2026).

Menurut Ipuk, keberadaan kejuaraan berstandar internasional di dalam negeri memberikan keuntungan bagi para atlet nasional karena dapat mengumpulkan poin UCI tanpa harus mengikuti kompetisi di luar negeri.

"Rider Indonesia tidak perlu jauh-jauh ke negara lain untuk mendapatkan poin internasional," ujarnya.

Ia berharap kejuaraan tersebut dapat menjadi sarana bagi atlet untuk mengukur kemampuan sekaligus memperkenalkan Banyuwangi kepada peserta dan wisatawan yang datang dari berbagai daerah maupun negara.

Baca juga: BMX Supercross 2025 Resmi Dimulai, UCI: Terima Kasih Banyuwangi

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Banyuwangi, Dwi Handayani, menjelaskan sejumlah pembalap dijadwalkan mulai tiba di Banyuwangi pada 22 Juni 2026 untuk menjalani latihan dan beradaptasi dengan karakter lintasan.

"Mulai Senin, 22 Juni sebagian atlet dijadwalkan akan datang dan berlatih secara mandiri untuk beradaptasi dengan karakter lintasan," kata Dwi.

Sebagai bagian dari persiapan teknis, sirkuit akan ditutup sementara pada 25 Juni untuk pemasangan berbagai perlengkapan dan kebutuhan pertandingan.

Selanjutnya, pada 26 Juni, panitia akan menggelar sesi latihan resmi yang dipantau langsung oleh Venue Commissaire Panel (VCP) dari Australia sebagai perwakilan UCI.

"Semua tahapan persiapan kami lakukan sesuai standar UCI agar pelaksanaan kejuaraan berjalan lancar dan memenuhi ketentuan internasional," ujarnya.

Perebutkan Poin UCI di 25 Kategori
Selama dua hari pelaksanaan, para pembalap akan bersaing dalam 25 kategori untuk memperebutkan poin internasional.

Kategori yang dipertandingkan mencakup kelompok usia dan kelas elite, mulai dari Boys dan Girls usia dini hingga kategori Men dan Women Elite. Beberapa kategori utama yang diperlombakan antara lain Men Under 23, Women Under 23, Men Junior, Women Junior, Men Elite, dan Women Elite.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.