Pilihan Wisata Keluarga di Sukoharjo, Ada Gunung Gajah Mungkur, Cocok untuk Hiking Bagi Pemula
Listusista Anggeng Rasmi June 20, 2026 01:05 PM

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Gunung Gajah Mungkur menjadi salah satu destinasi wisata alam yang semakin menarik perhatian wisatawan di kawasan Solo Raya.

Berada di perbatasan Kabupaten Sukoharjo dan Wonogiri, tempat ini menawarkan pesona alam yang memanjakan mata tanpa harus melakukan pendakian yang terlalu berat.

Lokasinya yang berjarak sekitar 40 kilometer dari pusat Kota Solo dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih 1 jam 21 menit menggunakan kendaraan pribadi.

Keindahan alam yang masih terjaga membuat kawasan ini menjadi pilihan favorit bagi pencinta wisata alam dan pemburu panorama perbukitan.

Meski menyandang nama gunung, Gunung Gajah Mungkur sebenarnya lebih menyerupai bukit yang menjadi bagian dari bentang alam khas Pegunungan Seribu. 

Dengan ketinggian yang tidak mencapai 900 meter di atas permukaan laut, destinasi ini sangat ramah bagi pendaki pemula maupun wisatawan yang hanya ingin menikmati suasana alam yang tenang. Jalur menuju puncaknya relatif mudah dilalui sehingga cocok dijadikan tujuan wisata keluarga saat akhir pekan.

Salah satu daya tarik utama yang membuat Gunung Gajah Mungkur semakin populer adalah keberadaan Puncak Laskar Pelangi.

Dari titik tertinggi ini, pengunjung dapat menikmati panorama alam yang membentang luas hingga 360 derajat.

Hamparan sawah hijau, permukiman warga, serta deretan perbukitan yang mengelilingi kawasan tersebut menciptakan pemandangan yang begitu memukau.

Saat cuaca cerah, keindahan lanskap yang tersaji mampu memberikan pengalaman wisata yang berkesan.

GUNUNG GAJAH MUNGKUR - Seorang pendaki berdiri di puncak Gunung Gajah Mungkur, Sukoharjo, Jawa Tengah. Jawa Tengah, beberapa waktu lalu. Gunung Gajah Mungkur bisa jadi spot healing di Sukoharjo. (KOMPAS.com/Anggara Wikan Prasetya)

Baca juga: Rekomendasi Tempat Healing di Solo Raya Bisa Lihat Sunset, Ada Waduk Cengklik, Keliling Naik Perahu

Puncak Laskar Pelangi juga menjadi lokasi favorit bagi para pencinta fotografi yang ingin mengabadikan keindahan alam dari ketinggian.

Pada pagi hari, wisatawan dapat menyaksikan momen matahari terbit dengan latar megah Gunung Lawu yang terlihat di kejauhan.

Sementara ketika sore hari tiba, langit perlahan berubah warna menghadirkan panorama matahari terbenam yang menawan.

Saat malam mulai menyelimuti kawasan sekitar, gemerlap lampu permukiman yang terlihat dari puncak menciptakan pemandangan bak lautan bintang di daratan.

Perpaduan panorama alam, suasana sejuk, dan jalur pendakian yang bersahabat menjadikan Gunung Gajah Mungkur sebagai salah satu destinasi wisata alam yang layak masuk daftar kunjungan saat berada di Solo Raya.

Jalur Pendakian Cocok untuk Pemula

Salah satu alasan Gunung Gajah Mungkur semakin diminati adalah jalur pendakiannya yang tidak terlalu berat.

Pendakian dapat dilakukan melalui jalur Dusun Pring Apus, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, atau melalui kawasan sekitar Dusun Kerjo dan Kedungsono.

Dari area parkir kendaraan, wisatawan hanya perlu berjalan kaki melalui jalur setapak dengan medan berupa tanah dan batuan.

Waktu tempuh menuju puncak berkisar 30 menit hingga satu jam, tergantung kondisi fisik dan kecepatan perjalanan.

Meski terdapat beberapa tanjakan, jalur tersebut masih tergolong aman bagi pendaki pemula maupun keluarga yang ingin mencoba aktivitas hiking ringan.

WISATA DI WONOGIRI - Jembatan Dek Kaca di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri.
WISATA DI WONOGIRI - Jembatan Dek Kaca di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri. (KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA)

Baca juga: Wisata Keluarga di Sukoharjo yang Eksotis & Unik, Ada The Heritage Palace, Banyak Spot Foto Menarik

Pesona Alam dan Spot Foto Menarik

Selain pemandangan luas dari puncak, perjalanan menuju Gunung Gajah Mungkur juga menawarkan pengalaman tersendiri.

Jalur pendakian dikelilingi pepohonan hijau, hutan kecil, serta formasi batuan besar yang menjadi ciri khas kawasan perbukitan.

Batu-batu alami tersebut sering dimanfaatkan wisatawan sebagai latar foto karena memberikan kesan eksotis.

Bagi pecinta fotografi, Gunung Gajah Mungkur menjadi lokasi menarik untuk berburu berbagai momen, mulai dari sunrise, sunset, panorama kabut pagi, hingga langit malam dengan gugusan bintang.

Bisa untuk Camping dan Menikmati Suasana Malam

Tidak hanya cocok untuk perjalanan singkat, kawasan Gunung Gajah Mungkur juga bisa menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana malam di alam terbuka.

Area sekitar puncak dapat digunakan untuk berkemah sederhana.

Dari ketinggian, pengunjung bisa menikmati pemandangan lampu kota yang terlihat berkilauan saat malam hari.

Suasana yang tenang dengan udara pegunungan membuat lokasi ini cocok untuk melepas kejenuhan dari aktivitas sehari-hari.

Lokasi dan Akses Menuju Gunung Gajah Mungkur

Gunung Gajah Mungkur berada di wilayah Desa Kedungsono, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo.

Namun, akses pendakian juga dapat ditempuh dari wilayah Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri.

Dari pusat Kota Sukoharjo, perjalanan menuju lokasi membutuhkan waktu sekitar 30 hingga 45 menit menggunakan kendaraan pribadi.

Jalur menuju lokasi cukup mudah dilalui, meski beberapa bagian menuju area parkir memiliki kondisi jalan yang menanjak.

Tips Berkunjung ke Gunung Gajah Mungkur

Sebelum berkunjung, wisatawan disarankan melakukan beberapa persiapan agar perjalanan lebih nyaman.

Gunakan alas kaki yang nyaman karena jalur pendakian memiliki beberapa bagian berbatu dan licin ketika hujan.

Membawa air minum juga penting karena tidak banyak penjual di sepanjang jalur menuju puncak.

Waktu terbaik untuk datang adalah pagi sebelum matahari terlalu tinggi atau sore hari menjelang matahari terbenam.

Selain itu, pengunjung juga diimbau menjaga kebersihan dengan membawa kembali sampah pribadi agar keindahan alam Gunung Gajah Mungkur tetap terjaga.

Dengan panorama yang luas, jalur yang bersahabat, serta suasana alam yang menenangkan, Gunung Gajah Mungkur menjadi salah satu rekomendasi wisata alam menarik di kawasan Solo Raya.

Tempat ini cocok bagi siapa saja yang ingin menikmati keindahan alam tanpa harus melakukan pendakian ekstrem.

(Tirbunnewsmaker.com/ TribunSolo)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.