Sambut Musim Liburan Sekolah, Kebun Raya Bogor Hadirkan Kampung Sunda di Bawah Pohon Rindang
khairunnisa June 20, 2026 03:18 PM

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Kebun Raya Bogor menghadirkan suasana kampung sunda di bawah pepohonan rindang dengan udara yang segar.

Di dalam perkampungan buatan itu terdapat bangunan-bangunan temporer bergaya khas sunda tempo dulu.

Beragam kegiatan seru bisa dilakukan oleh pengunjung mulai dari belajar membatik, membuat kerajinan bambu, serta keterampilan tradisional lainnya.

Kemudian juga terdapat pertunjukan seni seperti wayang golek, sedratari bertema cerita rakyat, musik tradisional, dan banyak lagi.

Tak hanya itu, di dalamnya pun terdapat kuliner tradisional yang siap memanjakan lidah pengunjung.

Program eduwisata ini digagas oleh PT. Mitra Natura Raya selaku pengelola Kebun Raya Bogor yang diselenggarakan pada 20 Juni hingga 12 Juli 2026.

Inovasi yang mengusung konsep memadukan alam dan budaya itu bertema KULTURA: Sunda Ngariung, bertempat di area Kenari II, Kebun Raya Bogor.

Direktur Perseroan PT. Mitra Natura Raya, Marga Anggrianto mengatakan, bahwa program ini bukan sekadar pertunjukan budaya.

Akan tetapi merupakan bagian dari komitmen dalam menghadirkan pengalaman wisata yang

lebih dari sekedar tourism services, tetapi juga memberikan nilai lebih berupa edukasi dan

pelestarian identitas budaya Indonesia.

"Ini adalah sebuah program ruang interaksi antara masyarakat dengan warisan budaya yang menjadi identitas bangsa. Kami ingin menghadirkan pengalaman secara langsung yang membuat budaya dapat dinikmati, dipelajari, dan diwariskan kepada generasi berikutnya," ujarnya, Sabtu (20/6/2026)

Baca juga: Pencuri Tanaman Langka Tertangkap Basah di Kebun Raya Bogor, Langsung Diserahkan ke Polisi

Trobosan ini juga dilakukan untuk meningkatkan kunjungan ke tempat rekreasi yang berada di jantung Kota Bogor selama musim liburan sekolah.

Menurutnya, di tengah cuaca yang cerah setiap harinya menjadi momen yang tepat untuk menyelenggarakan event ini.

"Orang yang datang ke sini akan terasa ambience-nya, auranya seperti masuk ke kampung sunda, memang experience itu yang kami kedepankan mengenai promosi budaya sunda ini," katanya.

Inovasi yang dilakukan inipun mendapat apresiasi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang menaungi Kebun Raya Bogor.

Hal itu diungkap oleh Deputi Bidang Infrastruktur Riset dan Inovasi BRIN, Dadan Moh. Nurjaman.

Ia mengatakan program ini merupakan bagian dari peningkatan pemanfaatan Kebun Raya Bogor namun tetap mengedepankan nilai-nilai konservasi.

"Saya menyanbut baik bahwa Kebun Raya ini selain sebagai sarana edukasi untuk koleksi hayati, juga sarana untuk melestarikan budaya yang menjadi bagian penting dari peninggalan atau kearifan lokal dari pendahulu-pendahulu kita," katanya.

Bahkan, ia mendorong kegiatan tersebut ke depan dapan digelar rutin dan menghadirkan tema budaya yang lebih luas lagi.

Menurutnya, program ini menjadi ajang edukasi untuk masyarakat terutama generasi penerus bangsa.

"Jadi nanti pada saat musim liburan sekolah anak-anak bisa berkunjung ke sini bisa belajar budaya juga. Mungkin ke depan bukan hanya budaya sunda tapi juga berbagai budaya yang ada di Indonesia secara bertahap dan bisa dikenalkan di sini," katanya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.