Sorot Uang Nafkah Rp200 Juta Ruben Onsu untuk Anak ke Sarwendah, Bunga Zainal: Gak Ada Apa-apanya
Murhan June 20, 2026 06:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Sorot uang nafkah Rp200 juta dari presenter Ruben Onsu untuk anak-anak ke Sarwendah, Bunga Zainal bandingkan dengannya.

Bahkan, bagi Bunga Zainal menilai tak ada apa-apanya jika dilihat biaya pendidikan anak-anak saat ini.

Memang, konflik antara Ruben Onsu dan Sarwendah pasca perceraian masih hangat menjadi perbincangan publik.

Kabarnya, usai bercerai pada 2024 lalu, Ruben Onsu dibebankan memberikan nafkah anak berkisar Rp200 juta sampai Rp225 juta setiap bulan.

Meski begitu, dalam enam bulan terakhir, Ruben memutuskan berhenti memberikan nafkah tersebut.

Hal ini dilakukan kakak Jordi Onsu tersebut, sebagai bentuk protesnya karena dipersulit bertemu anak oleh Sarwendah.

Baca juga: Baru Nikahi Justin Hubner, Jennifer Coppen Diwanti-wanti Soal Perselingkuhan, Gegara Rebecca Klopper

Masalah ini pun masih menjadi polemik serta nominal nafkah yang turut disorot.

Aktris Bunga Zainal ikut menyoroti besaran nafkah yang dibebankan kepada Ruben.

Dalam video yang beredar di media sosial, Bunga Zainal menilai nominal Rp200 juta per bulan tidaklah besar jika dikaitkan dengan kebutuhan hidup dan pendidikan anak.

"Kenapa konfliknya gue enggak mau tahu, tetapi kalau gue kasih tahu lu ya, Rp200 juta sebulan enggak ada apa-apanya, apalagi anaknya dua," ucap Bunga.

"Nggak ada apa-apanya beneran. Tinggal lu syukurin aja atau enggak, sudah itu saja," tambahnya.

Menurut pemilik nama lengkap Bunga Nurlaila Zainal tersebut, biaya hidup untuk anak-anak saat ini sangat tinggi. 

Ia mencontohkan pengeluaran pendidikan, kebutuhan rumah tangga, hingga biaya operasional lainnya yang harus ditanggung setiap bulan.

"Rp200 juta enggak ada apa-apanya, anak dua sekolah saja sudah berapa? Jangan samakan dengan sekolahnya kita, anaknya SW (Sarwendah)," ujar Bunga.

"Terus bayar listrik berapa, air. Terus kalau ditanya waktu anak-anak sibuk apa tidak? Jangankan anaknya SW, anak gue saja sibuk. Anak gue balik habis magrib," sambungnya.

Bintang sinetron Sayap Ibunda ini membantah anggapan dirinya sedang membela Sarwendah dalam polemik yang berkembang di media sosial.

Bunga menegaskan, tidak memiliki kedekatan personal dengan mantan istri Ruben Onsu itu.

"Kenal juga enggak. Saha dia, enggak kenal juga. Gue memposisikan sebagai ibu, ngapain gue tim dia. Kenal juga enggak."

"Gue kenalnya sama Kokoh Ruben, berapa kali bintang tamu sama Kokoh Ruben. Gue juga enggak mau ngurusin urusan orang," katanya.

Rincian Nafkah Anak dari Ruben Onsu

Sejak bercerai pada 24 September 2024, Ruben mengaku kesulitan bertemu anak. 

Padahal diakui sang presenter dirinya selalu rutin membayar biaya nafkah anak ratusan juta sesuai dengan kesepakatan.

Namun nyatanya Sarwendah terus menunda keinginan Ruben untuk bertemu anak, hingga akhirnya pria 42 tahun itu mulai protes dan memberhentikan membayar kewajiban dari akhir 2025.

Lewat kuasa hukumnya, Minola Sebayang akhirnya membongkar rincian nafkah anak yang dibebankan ke Ruben.

Pihaknya merasa ada beberapa nafkah yang memang wajar dibayarkan Ruben. Seperti uang gedung sekolah untuk kedua putrinya, lalu ada uang pokok kebutuhan untuk anak-anaknya

Namun, Minola merasa pada poin-poin lain yang dinilai janggal.

Menurutnya, pembayaran kebutuhan tersebut tidak seharusnya dibayarkan oleh Ruben, apalagi kini status mereka sudah mantan suami istri.

Minola merasa uang kebutuhan untuk hewan peliharaan anjing dan sarang burung, membayar gaji asisten rumah tangga, driver, hingga uang kebersihan dan listrik rumah  tidak seharusnya ditanggung oleh Ruben.

"Menurut kami ada yang memang sesuatu hal yang wajar seperti uang gedung, uang pokok anak," jelas Minola, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Rabu (10/6/2026).

"Lalu ada uang sarang burung, ada laundry, gaji driver, uang doggy, ada kebutuhan buah, uang kebersihan. Ini sebenarnya gaji para pekerja. Ini yang ditangung Ruben bukan uang nafkah anak. Padahal yang seharusnya menjadi tanggung jawab Ruben kan anak."

Selama ini Ruben disebut tidak pernah protes dengan biaya nafkah yang dibebankan padanya.

Namun mirisnya meski semua kebutuhan dibayar Ruben, ia tetap tidak bisa bertemu anak-anaknya. 

"Ini sama seperti kebutuhan rumah tangga yang belum bercerai. Itu pun Ruben tidak mengeluh. Tapi apakah Ruben bisa bertemu dengan anaknya? Tidak."

Jadi kalau misal saat ini Ruben masih menunda membayar kewajiban yang tidak seharusnya dibebankan ke Ruben itu, ya wajar saja. Dia berpikir 'saya dimintai bayar kewajiban untuk anak, tapi anaknya mana?'. Komunikasi aja susah," ucapnya.

Sampai akhirnya, hal itu menjadi alasan Ruben menunda sementara kewajiban membayar biaya nafkah anaknya sampai semua masalah diselesaikan secara baik-baik.

Pun dirinya bisa mendapatkan hak untuk bertemu dua putrinya, yang sudah lama tinggal berpisah.

"Ini yang membuat Ruben berpikir untuk tunda pembayaran nafkah, karena semuanya harus beres dulu,' tutup Minola.

Saat memberikan penjelasan soal nafkah anak, Minola sekaligus menunjukkan bukti tangkapan layar rincian yang telah dibuat oleh Sarwendah lewat pesan WhatsApp.

Berikut detail rincian uang nafkah anak yang dibebankan kepada Ruben, kali ini totalnya mencapai Rp243 jutaan.

- Uang gedung tahunan sekolah P5 Thalia Rp17.050.000

- Uang gedung tahunan sekolah P1 Thania Rp16.500.000

- (kebutuhan) anak 3 pokok dll Rp Rp70 juta

- Sarang burung Rp9,3 juta

- Laundry Rp3 juta

- Listrik dibagi dua ya Rp 13,1 juta

- Driver Rp7.350.000

- KK Anak 3 dll sudah dibagi 30 persen Rp 27.380.000

- Doggy Rp9,5 juta

- Buah Rp7,8 juta

- Cimb asuransi Rp3,7 juta

- Kebersihan Rp5,2 juta

- Gaji Mbak (ART) 1 Rp2.500.000

- Gaji Mbak (ART) 2 Rp2.500.000

- Gaji Mbak (ART) 3 Rp2.500.000

- Gaji Suster Rp3.000.000

- Gaji Sus Rp3.850.000

- Driver anak 1 Rp8 juta

- Les Piano Rp5 juta(2 bulan)

- Bimble Rp4.600.000

- Balet Rp 22.050.000

(Thania ada lomba jadi agak mahal yang ini dan ada privat untuk 2 anak)

Total: Rp 243.880.000

Kuasa Hukum Curiga

Nah, dalam enam bulan terakhir, Ruben memutuskan berhenti memberikan nafkah tersebut.

Ruben melakukan itu sebagai bentuk protesnya karena dipersulit bertemu anak oleh Sarwendah.

Masalah ini pun masih menjadi polemik serta nominal nafkah yang turut disorot.

Karena ada keanehan dari rincian nafkah yang dibebankan pada Ruben yang beredar di media sosial.

Pakar hukum Agustinus Nahak ikut menyoroti besaran nafkah yang dibebankan kepada Ruben.

Agustinus menilai nafkah anak memang menjadi tanggungan seorang ayah.

Namun dalam hal ini juga butuh rincian mengenai tagihan kebutuhan anak.

"Kalau menurut saya itulah tanggung jawab dari seorang ayahnya kepada anak-anak. Tapi persoalannya apa anak-anaknya memang sebulan bisa sampai 200 juta?," ujar Agustinus, dikutip dari YouTub Reyben Entertainment, Selasa (16/6/2026).

Agustinus menyarankan Ruben untuk melakukan audit agar adanya transparansi mengenai pengeluaran kebutuhan anak.

Audit tersebut juga berguna untuk membuktikan apakah uang tersebut benar-benar sepenuhnya untuk anak-anak atau tidak.

"Supaya ini ada transparansi kepada Ruben, turunkan tim investigasi melakukan audit dari bank atau audit  yang dipercaya bersama-sama melakukan audit, uang tersebut nyampai ke anak tidak?" kata Agustinus.

Agustinus pun khawatir jika uang yang diberikan oleh Ruben ke Sarwendah tak sepenuhnya digunakan untuk kepentingan anak.

Karena tagihan yang dibebankan ke Ruben cukup besar, Agustinus meminta sang presenter untuk melakukan audit agar terbuka dengan jelas.

"Jangan sampai uang tersebut ke orang lain yang tidak punya hak terhadap uang tersebut."

"Jadi saran saya kepada Pak Ruben Onsu karena sudah mengeluarkan dana begitu besar untuk pembiayaan anak, kamu turunkan tim audit," ucap Agustinus.

Kuasa Hukum Singgung Tagihan Kebutuhan Anak hingga Uang Sampah

Di tengah memanasnya perseteruan tersebut, pihak Sarwendah akhirnya mengirim surat undangan untuk diskusi.

Ajakan diskusi ini pun disambut baik oleh pihak Ruben.

Kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, mengungkap ada hal penting yang harus dibahas di dalam diskusi tersebut.

Menurutnya, persoalan waktu Ruben untuk bisa dipertemukan oleh kedua putrinya menjadi inti utama.

"Jadi sebenarnya ada hal lebih penting daripada meeting itu, apa yang paling penting? Yaitu kapan anak-anak ini bisa berkumpul dengan Ruben dua tiga hari," ungkap Minola, dikutip dari YouTube Intens Investigasi.

Minola meyakini pihak Sarwendah juga bakal membahas masalah nafkah.

Hal ini buntut Ruben yang sudah enam bulan terakhir berhenti memberikan nafkah bulanan, sebagai bentuk protesnya dipersulit bertemu anak oleh Sarwendah.

"Kalaupun misalnya kita mau join meeting, paling-paling yang mau dibicarakan kan adalah jangan menunda lagi kewajiban Ruben untuk menafkahi anaknya dan uang sekolah anaknya," ujar Minola.

Terkait masalah nafkah, Minola lantas menyinggung tagihan dari Sarwendah soal kebutuhan anak.

Masalah ini bakal dibicarakan oleh pihak Ruben di pertemuan nantinya.

Dalam hal ini Ruben tak mempermasalahkan segala tagihan yang menyangkut kebutuhan anak.

Namun Ruben hanya ingin adanya perincian yang jelas terkait tagihan.

"Nanti kita juga tinggal bicara yang real saja dong sebenarnya kebutuhan anak itu berapa," kata Minola.

Kuasa hukum presenter kelahiran Jakarta ini juga menyinggung Sarwendah yang membebankan tagihan sampah kepada Ruben yang nilainya sampai Rp9 juta per bulan.

Menurut Minola, tagihan sampah tersebut seharusnya tak menjadi tanggung jawab dari Ruben setelah cerai.

Sehingga pihaknya bakal membicarakan persoalan itu dalam pertemuan nantinya.

"Jangan uang sampah juga dijadikan kewajiban Ruben. Nah, ini bolehlah kita artinya itu ada negosiasi. Termasuk tentang dengan kewajiban-kewajiban yang berkaitan dengan masalah harta gana-gini ini yang masih dibebani kewajiban," tutur Minola.

(Banjarmasinpost.co.id/Tribunnews.com)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.