TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Sejumlah tokoh nasional, ulama kharismatik dan pejabat pemerintahan mulai menghadiri pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) 2026 di Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Sabtu (20/6/2026) malam.
Pantauan TribunMataraman.com di lokasi, suasana kawasan pondok pesantren tampak ramai sejak pukul 19.00 WIB. Tamu undangan dari berbagai daerah mulai memasuki area Aula Utama Pondok Pesantren Al Falah yang menjadi lokasi pembukaan forum nasional tersebut.
Sebelum acara dimulai, Ketua Umum PBNU, Gus Yahya Cholil Staquf, Sekretaris Jenderal PBNU Gus Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, serta Pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Ploso, KH Abdul Rahman Al Kautsar terlihat berada di dalam kompleks pondok untuk menyambut kedatangan para tamu.
Sejumlah tokoh penting yang hadir di antaranya Mantan Wakil Presiden RI KH Ma'ruf Amin, Menteri Agama RI Nasaruddin Umar, putri sulung Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Alissa Wahid, serta Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar.
Baca juga: Munas-Konbes NU 2026 : Masyayikh Pesantren Minta Karakter Keulamaan AHWA Tetap Dijaga
KH Miftachul Akhyar tampak hadir didampingi Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Anwar Iskandar yang juga merupakan salah satu ulama berpengaruh di Jawa Timur.
Tokoh lain yang turut hadir yakni budayawan sekaligus ulama KH Ahmad Mustofa Bisri atau Gus Mus, Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo KH Anwar Manshur, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, serta Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa.
Kehadiran para tokoh tersebut menjadi perhatian para peserta dan tamu undangan yang telah memadati kawasan pondok pesantren sejak sore hari.
Di tengah padatnya aktivitas penyambutan, pengamanan di sekitar lokasi berlangsung cukup ketat. Seluruh tamu undangan yang memasuki area acara diwajibkan menunjukkan kartu identitas atau ID card yang telah diterbitkan panitia.
Petugas keamanan dari unsur internal NU dan aparat gabungan terlihat melakukan pemeriksaan di sejumlah titik akses masuk menuju aula utama guna memastikan kelancaran dan keamanan acara.
Sementara itu, di sepanjang jalur menuju lokasi pembukaan tampak para santri berbaris rapi mengenakan pakaian putih, sarung hitam, serta peci hitam sebagai bagian dari prosesi penyambutan tamu kehormatan.
Hingga pukul 20.00 WIB, arus kedatangan tamu undangan masih terus berlangsung. Beberapa tamu kategori VVIP terlihat memasuki ruang transit yang telah disiapkan pihak pondok pesantren sebelum menuju lokasi acara utama.
Panitia sebelumnya memperkirakan sekitar 1.500 orang akan menghadiri seremoni pembukaan Munas-Konbes NU 2026. Jumlah tersebut terdiri atas peserta resmi, pengurus PBNU, perwakilan 38 Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU), ulama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.
Ketua Panitia Lokal Munas-Konbes NU 2026, Agus M Bahauddin, menyebut peserta resmi yang mengikuti forum diperkirakan mencapai 500 hingga 600 orang yang berasal dari seluruh Indonesia.
"Selain peserta inti, forum juga dihadiri unsur komisi strategis seperti Bahtsul Masail, pengurus lembaga dan badan otonom NU, serta para pengasuh pondok pesantren dari berbagai daerah, khususnya Jawa Timur," jelasnya.
Untuk memastikan kelancaran acara, panitia telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, mulai dari aparat keamanan, unsur pemerintahan, hingga jajaran PBNU. Pengamanan di lokasi juga melibatkan personel Banser dan Pagar Nusa yang disiagakan di sejumlah titik strategis.
Pembukaan Munas-Konbes NU 2026 di Pondok Pesantren Al Falah Ploso menjadi momentum penting bagi Nahdlatul Ulama dalam mempersiapkan berbagai agenda strategis menjelang Muktamar mendatang.
Baca juga: Munas-Konbes NU 2026 di Kabupaten Kediri, Jadi Agenda Terakhir Sebelum Muktamar
Forum ini dijadwalkan membahas sejumlah isu penting, mulai dari persoalan keagamaan, rekomendasi kebangsaan, program organisasi, hingga penetapan materi yang akan dibawa dalam Muktamar NU berikutnya.
Sebelum pembukaan berlangsung, Gus Yahya Cholil Staquf juga menyempatkan diri berziarah ke makam pendiri Pondok Pesantren Al Falah, KH Jazuli Ustman. Ziarah tersebut dilakukan sebagai bentuk penghormatan sekaligus memohon kelancaran dan keberkahan bagi seluruh rangkaian Munas-Konbes NU 2026 yang berlangsung di Ploso, Kediri.
(Isya Anshori/TribunMataraman.com)