Disperkimtan Kabupaten Bekasi Tetap Pertahankan Kinerja di Tengah Efisiensi
Joseph Wesly June 20, 2026 10:50 PM

 

Laporan Muhammad Azzam

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI- Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Bekasi tetap mempertahankan kinerjanya ditengah efisensi pada tahun 2026.

Kinerja itu dengan tetap melaksanakan pembangunan skala prioritas program daerah maupun nasional. Selain itu juga upaya yang dilakukan dengan mengevaluasi kinerja pegawai serta memberikan penghargaan bagi mereka yang berkinerja baik.

"Tahun 2026 ini ada beberapa pemangkasan anggaran sebagai bagian dari efisiensi. Tapi tetap program prioritas tetap berjalan," kata Kepala Disperkimtan Kabupaten Bekasi, Nur Chaidir dalam keterangan pada Sabtu (20/6/2026).

Kegiatan pembangunan di tahun 2026 mulai dari program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), pembangunan jalan lingkungan di permukiman, drainase, penerangan lingkungan, hingga
pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Setempat (SPALD-S).

Pada tahun 2026 ada 306 unit pembangunan Rutilahu yang tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Bekasi.
Besaran anggaran sebesar sekitar Rp 10 miliar.  Penerima manfaat direncanakan mendapat bantuan sebesar Rp40 juta per unit.

Jumlah ini menurun dibandingkan tahun 2025 dengan pembangunan 1.670 Rutilahu dengan anggaran Rp 33 miliar.

"Jadi memang agak-agak penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Mungkin karena anggaran yang terbatas juga dan skala prioritas," kata dia.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah agar lebih layak, sehat, dan aman.

Selain program Rutilahu, Disperkimtan juga akan melaksanakan 168 kegiatan pembangunan Jalan Lingkungan (Jaling). Pembangunan ini ditujukan untuk meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas antarpermukiman warga sehingga dapat menunjang aktivitas sosial maupun ekonomi masyarakat.

Untuk upaya percepatan penanganan dan pencegahan banjir, pihaknya akan menganggarkan 72 kegiatan pembangunan drainase lingkungan.

Pembangunan drainase tersebut dinilai penting guna memastikan aliran air dapat mengalir lancar tanpa hambatan serta meminimalisir risiko banjir di kawasan permukiman.

Sementara itu, lanjutnya, untuk mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat terutama dalam penurunan angka stunting akan dilaksanakan 176 kegiatan pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Setempat (SPALD-S).

Adapun di bidang Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) Disperkimtan merencanakan 136 kegiatan pembangunan Penerangan Jalan Umum (PJU) dan Lampu Taman untuk menunjang penerangan dan memperindah kawasan permukiman masyarakat.

Ia berharap seluruh program pembangunan Disperkimtan Tahun 2026 dapat terealisasi secara tepat waktu dan berjalan sesuai target yang telah ditetapkan oleh Pemkab Bekasi.

“Kami berharap kegiatan ini bisa terrealisasi secara tepat waktu, tidak ada kendala, dan tidak ada halangan dalam prosesnya. Saat ini kami masih berproses dalam rangka percepatan pembangunan,” harapnya. (MAZ/*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.