TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Remaja berinisial RW (17), warga Baning, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat dilaporkan hilang.
Ia diduga tenggelam saat berenang di kawasan Danau Biru, pada Sabtu 20 Juni 2026 pagi WIB.
Tegar, saksi mata yang berada di lokasi dan sempat mencoba memberikan pertolongan ke korban, turut membantu tim SAR menunjukkan titik terakhir korban terlihat.
Tegar menceritakan, awalnya aktivitas mereka bukan untuk berenang. Ia bersama seorang rekannya lebih dahulu berolahraga jogging di sekitar stadion baning. Korban kemudian ikut ketika mereka memutuskan menuju Danau Biru.
“Awalnya hanya jogging di stadion. Kami berdua sama kawan yang lain. Renang ini hanya pilihan buat kami berdua dengan teman yang lain. Bukan sama korban. Lalu korban pengen ikut Renang. Jogging itu pun korban gak ikut,” ujarnya kepada Tribun Pontianak, Sabtu 20 Juni 2026.
Menurut Tegar, korban menjadi orang yang lebih dahulu masuk ke air dan berenang ke arah tengah danau.
“Awalnya kami berdua posisinya belum berenang. Yang satu ini dia berenang duluan. Saya menyusul berenang. Dia sudah lebih dulu berada di tengah, sekitar lima meter dari daratan,” katanya.
Setelah beberapa saat, Tegar memilih naik ke daratan. Namun saat menoleh ke belakang, ia melihat situasi berubah.
“Saya sudah duluan naik ke daratan. Dia masih di danau. Pas saya menoleh ke belakang, dia sudah teriak minta tolong,” ungkapnya.
Tanpa berpikir panjang, Tegar kembali masuk ke air untuk mencoba menyelamatkan korban.
“Saya langsung terjun. Saya berniat menolong dia. Waktu itu kepalanya masih terlihat di permukaan air,” katanya.
Namun upaya tersebut tidak berhasil. Tegar mengaku tenaganya mulai habis dan hampir ikut tenggelam.
“Saya sudah capek, hampir tenggelam juga. Sudah banyak minum air. Saya tidak sempat pegang fisiknya. Setelah itu saya ke tepi dan panggil warga,” ujarnya.
Ia juga mengaku tidak mengetahui pasti penyebab korban mengalami kesulitan saat berenang.
“Saya juga kurang tahu, mungkin habis begadang di kos kawan malam sebelumnya. Tapi yang namanya musibah, kami tidak tahu,” tuturnya.
• Sempat Minta Tolong! Remaja 17 Tahun Terlepas saat Ditolong Warga, Tenggelam di Danau Biru Sintang
Pantauan di lokasi, masyarakat tampak memadati kawasan Danau Biru yang merupakan area bekas pertambangan emas untuk menyaksikan proses pencarian.
Kapolsek Sintang Kota, Iptu Heru Woldy, membenarkan adanya kejadian tersebut.
Ia menyampaikan bahwa personel kepolisian bersama tim SAR gabungan masih fokus melakukan pencarian korban.
“Anggota dan tim SAR gabungan tengah melakukan pencarian. Mohon doa semoga segera ditemukan,” ujarnya.
Pihak berwenang juga mengimbau masyarakat yang berada di lokasi agar tidak mengganggu proses pencarian dan tetap menjaga keselamatan di sekitar area danau.
1. Selama Idul Fitri 2026 – 3 kasus
Kubu Raya = Yahdi Arriansyah (20) jatuh dari KM Sulawesi di Sungai Kapuas, ditemukan meninggal setelah 3 hari pencarian.
Pontianak Timur = Fatur (8) tenggelam di Sungai Kapuas, jasad ditemukan 200 meter dari lokasi hilang.
Landak = Khairul Umam (35) jatuh dari kapal kelotok di Sungai Landak akibat riwayat penyakit ayan, ditemukan meninggal setelah 4 jam pencarian.
• Remaja 17 Tahun Hilang di Danau Biru Sintang, Proses Pencarian Libatkan SAR, Polisi dan Warga
2. Sintang – Sungai Melawi, Februari 2026
Tiga pelajar (ANG, DR, FN) tenggelam saat bermain di Sungai Melawi.
Semua korban berhasil ditemukan meninggal dunia oleh tim SAR dan damkar Sintang.
3. Pontianak – Sungai Kapuas, Maret 2026
Seorang bocah 8 tahun tenggelam di Sungai Kapuas, jasad ditemukan setelah operasi pencarian.
Kasus ini sempat viral dan menjadi sorotan publik.
(*)