Fenomena Gelombang Kelvin dan MJO, Ini Wilayah NTT yang Berpotensi Hujan 20-25 Juni 2026
Hilarius Ninu June 21, 2026 04:47 AM

 

TRIBUNFLORES.COM, KUPANG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi El Tari Kupang mengeluarkan imbauan terkait dinamika atmosfer yang terjadi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga 25 Juni 2026. 

Meski sebagian besar wilayah NTT telah memasuki musim kemarau, warga diharapkan tetap memperhatikan potensi angin kencang yang kering dan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

"Saat ini angin Monsun Timur sudah mulai aktif dan pertumbuhan awan mulai menurun. Namun, warga harus mewaspadai angin kencang yang sifatnya kering karena berpotensi memicu karhutla," demikian bunyi keterangan tertulis dari BMKG El Tari Kupang, Sabtu (20/6/2026).

Selain embusan angin kencang, fenomena suhu udara yang cukup rendah pada malam hingga dini hari juga dilaporkan terjadi di NTT, dengan kisaran suhu udara berada di angka 13 hingga 33 derajat Celsius.

Baca juga: Kenapa Udara Malam Sejumlah Wilayah NTT Terasa Dingin saat Kemarau? Ini Penjelasan BMKG

Karakteristik Musim Kemarau Tahun Ini

Menariknya, walaupun sudah memasuki periode kemarau, potensi hujan ringan hingga sedang masih membayangi sejumlah wilayah di NTT. 

Kondisi ini dipicu oleh aktifnya Gelombang Kelvin dan Madden-Julian Oscillation (MJO), serta kelembapan udara pada lapisan 800 mb hingga 700 mb yang masih terpantau cukup tinggi, yakni berkisar antara 60 hingga 90 persen.

Berdasarkan prakiraan BMKG, berikut adalah wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami perubahan cuaca selama sepekan.

Baca juga: BMKG Ungkap Penyebab Suhu Udara Dingin saat Ini di NTT, Suhu Minum Capai 9,4 Derajat di Manggarai

Periode 19 - 22 Juni 2026

Hujan Sedang: Pulau Timor, Flores, dan Sumba.

Hujan Ringan: Pulau Adonara, Solor, dan Lembata.

Cerah Berawan - Berawan: Pulau Rote, Sabu, Alor, dan Pantar.

Periode 23 - 25 Juni 2026

Hujan Ringan: Pulau Timor, Flores, Sumba, Adonara, Solor, Lembata, Alor, dan Pantar.

Cerah Berawan - Berawan: Pulau Rote dan Sabu.

Peringatan Dini 3 Harian (20 - 22 Juni 2026)

BMKG juga merilis peta peringatan dini khusus untuk tiga hari ke depan agar masyarakat dan pemerintah daerah dapat melakukan langkah antisipasi:

Sabtu, 20 Juni 2026: Waspada potensi hujan di wilayah TTS, TTU, Malaka, Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, dan Alor. Sementara itu, waspada angin kencang di Kabupaten Kupang, Kota Kupang, Rote Ndao, Sabu Raijua, Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat, dan Sumba Barat Daya.

Minggu, 21 Juni 2026: Potensi hujan lokal masih perlu diwaspadai di wilayah Manggarai dan Manggarai Timur. Adapun wilayah Kabupaten Kupang, Kota Kupang, Rote Ndao, dan Sabu Raijua masih berpotensi terjadi angin kencang.

Senin, 22 Juni 2026: Angin kencang diprediksi masih akan melanda wilayah Kabupaten Kupang, Kota Kupang, Rote Ndao, dan Sabu Raijua.

Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, seperti membakar lahan sembarangan atau membuang puntung rokok yang masih menyala, mengingat embusan angin yang kuat dapat mempercepat penyebaran api secara cepat.

BMKG/Tribun Flores

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.