Jeremy Doku Absen dari Laga Belgia Kontra Iran Akibat Infeksi Pernapasan Kambuh
Rina Kusumawati June 21, 2026 06:55 AM

Persiapan Belgia menuju Piala Dunia mengalami pukulan besar setelah bintang sayap mereka, Jeremy Doku, dipastikan absen dalam pertandingan penyisihan grup mendatang melawan Iran. Penyerang Manchester City itu tengah berjuang melawan infeksi pernapasan berulang yang memaksanya untuk keluar dari sesi latihan di Los Angeles.

Kabar tersebut datang sebagai kejutan bagi tim nasional Belgia sesaat sebelum sesi latihan bersama mereka yang dijadwalkan di California. Doku menjadi sosok yang tidak terlihat di lapangan ketika skuad berkumpul untuk mempersiapkan pertandingan kedua turnamen. Kini telah dipastikan bahwa ia tidak akan ambil bagian dalam laga melawan Iran karena masalah pernapasan yang terus berlanjut.

Menurut laporan Sporza, pemain sayap tersebut telah mengalami kesulitan bernapas selama beberapa minggu terakhir. Doku awalnya melakukan perjalanan bersama skuad dari Belgia saat masih menderita flu berat, meskipun ia tampak mulai pulih setelah tampil solid di babak kedua pada laga pembuka turnamen melawan Mesir. Namun, kondisinya memburuk pada Sabtu malam setelah mengalami malam yang berat di Los Angeles.

Setelah berkonsultasi dengan tim medis Belgia, keputusan diambil untuk menarik Doku dari daftar pemain agar ia dapat pulih sepenuhnya. Sang penyerang kini menjalani pengobatan antibiotik untuk melawan infeksinya. “Lebih baik memberinya waktu istirahat sekarang dan kemudian mempersiapkannya untuk pertandingan terakhir fase grup melawan Selandia Baru,” jelas Vincent Mannaert, direktur olahraga Belgia.

Pernyataan Mannaert menegaskan bahwa pihak tim tidak ingin mengambil risiko dalam pertandingan terdekat. Harapannya, dengan istirahat total dan pengobatan intensif, Doku dapat kembali bugar sepenuhnya untuk laga terakhir Grup G minggu depan.

Absennya Doku menciptakan kekosongan besar dalam lini serang Belgia, memaksa pelatih Garcia untuk memikirkan ulang strategi ofensifnya. Pemain Manchester City itu dikenal karena kemampuannya melewati bek satu lawan satu, kemampuan yang pasti akan dirindukan Belgia saat menghadapi pertahanan Iran yang disiplin. Untuk menutupi kekosongan tersebut, perubahan internal dalam susunan pemain inti diperkirakan akan dilakukan.

Solusi yang paling mungkin adalah memindahkan Leandro Trossard ke posisi sayap kiri favoritnya. Kekosongan di sisi kanan serangan kemudian bisa diisi oleh beberapa kandidat lain. Dodi Lukebakio, Alexis Saelemaekers, dan Charles De Ketelaere semuanya dianggap sebagai opsi realistis untuk mengisi posisi starter dalam laga penting tersebut.

Saat ini, Belgia berada dalam persaingan ketat di Grup G, di mana keempat tim — termasuk Selandia Baru dan Mesir — sama-sama mengoleksi satu poin setelah pertandingan pembuka. Laga melawan Iran di Los Angeles menjadi momen krusial bagi Belgia untuk memastikan langkah mulus menuju babak 16 besar.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.