Liverpool bersiap membuat gebrakan besar di bursa transfer dengan menyiapkan paket senilai £86 juta (€100 juta) untuk merekrut bintang muda RB Leipzig, Yan Diomande. Klub berjuluk The Reds tersebut menjadikan pemain tim nasional Pantai Gading itu sebagai target utama setelah kepergian Mohamed Salah.
The Reds siap pecahkan rekor transfer
Menurut laporan dari Liverpool Echo, Liverpool siap menjadikan Diomande salah satu pembelian termahal dalam sejarah klub, dengan dana sebesar £86 juta (€100 juta) yang telah disiapkan untuk sang winger RB Leipzig. Pembicaraan antara kedua klub meningkat pesat pada hari Kamis, saat Liverpool berupaya memperkuat lini depan mereka di bawah kepemimpinan manajer baru.
Meskipun angka yang dibicarakan sangat besar, laporan dari Jerman menyebutkan bahwa pendekatan awal Liverpool sudah ditolak. Leipzig bertekad mempertahankan pemain berusia 19 tahun itu dan sedang mendorongnya untuk menandatangani kontrak baru, yang kemungkinan akan mencakup klausul pelepasan besar guna melindungi nilai pasarnya.
Leipzig bertahan demi harga lebih tinggi
Walaupun hubungan antara Liverpool dan Leipzig cukup baik—setelah keberhasilan transfer Naby Keita, Ibrahima Konate, dan Dominik Szoboszlai—klub Bundesliga tersebut tetap bersikap keras. Dipahami bahwa Leipzig menginginkan biaya mendekati €130 juta (£112 juta) sebelum mereka dengan enggan mempertimbangkan untuk melepas aset berharganya itu.
Jika Liverpool memenuhi valuasi tersebut, Diomande akan menjadi pemain ketiga termahal yang didatangkan ke Anfield. Ia hanya akan berada di bawah dua pemain yang direkrut pada tahun 2025, yakni Florian Wirtz senilai £116 juta dan Alexander Isak, yang masih memegang rekor sebagai pesepak bola termahal dalam sejarah Inggris setelah kepindahannya senilai £125 juta dari Newcastle United pada September lalu.
Era baru setelah kepergian Mohamed Salah
Pengejaran terhadap Diomande didorong oleh kebutuhan Liverpool untuk menemukan penerus jangka panjang bagi Salah. Pemain asal Mesir itu telah mengumumkan pada bulan Maret bahwa ia akan meninggalkan klub di akhir musim ini, meninggalkan kekosongan besar di lini serang setelah menjadi top skor klub dalam delapan dari sembilan musimnya bersama The Reds.
Pelatih baru Andoni Iraola, yang menggantikan Arne Slot yang dipecat, telah mulai merombak skuad. Pelatih asal Spanyol tersebut telah memberikan lampu hijau untuk menerapkan gaya bermain yang lebih agresif dan menyerang. Profil Diomande—yang mencatat 12 gol dan sembilan assist dalam 33 pertandingan musim lalu—dianggap sangat cocok dengan perubahan taktik tersebut. Pemain muda itu juga tampil gemilang dalam kemenangan Pantai Gading atas Ekuador di Piala Dunia pekan ini dan kini tengah bersiap menghadapi laga kedua turnamen melawan Jerman asuhan Wirtz pada Sabtu di Toronto.
Persaingan dari raksasa Eropa
Liverpool bukan satu-satunya klub yang mengagumi mantan pemain muda Leganes itu, karena juara Eropa Paris Saint-Germain juga memantau situasi tersebut. Namun, The Reds percaya mereka telah membuat kemajuan lebih besar dengan agensi sang pemain, Roc Nation Sports, serta dapat menawarkan jalur yang lebih jelas menuju tim utama dibandingkan raksasa Prancis yang penuh bintang itu.
Meskipun alternatif seperti Yankuba Minteh dan Matias Fernandez-Pardo juga dipertimbangkan, Diomande tetap menjadi fokus utama. Setelah sebelumnya mengamankan kesepakatan senilai £34,5 juta untuk Victor Munoz dari Osasuna, manajemen Anfield bertekad mendatangkan pemain Pantai Gading tersebut guna memastikan tim tetap kompetitif di level tertinggi musim depan.